Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Waktu Pembongkaran Tapa Pendem Mbah Pani Diundur, Ini Sebabnya

MURIANEW.com, Pati – Tapa Pendem yang dilakukan oleh Supani (63) atau Mbah Pani warga Desa Bendar RT 3 RW 1, Kecamatan Juwana, Pati, sudah genap lima hari. Bahkan beberapa jam lagi, rencananya mbah Pani akan dibangkitkan dari tempat pertapaan.

Warga sekitar pun sudah mulai berdatangan untuk melihat langsung pembongkaran pertapaan Mbah Pani. Tidak hanya dari Desa Bendar, tetapi dari desa lain juga turut hadir.

Lebih dari itu, pihak perangkat desa, Koramil mapun petugas kepolisian dari Polsek Juwana juga sudah nampak hadir di rumah Mbah Pani memberi pengamanan. Mereka akan melihat langsung proses pembongkaran tempat pertapaan.

Hanya saja, Mbah Pani ternyata mempunyai keinginan lain. Yang rencana awalnya dibongkar setelah salat Jumat, ternyata Mbah Pani meminta agar pembongkaran dilakukan setelah Maghrib nanti.

“Permintaan dari Mbah Pani, awalnya pembongkaran memang direncakana setelah salat Jumat. Tetapi, tadi Mbah Pani berbisik kepada istrinya agar pembongkaran dilakukan setelah Maghrib,” kata Ngadino, adik ipar Mbah Pani, Jumat (20/9/2019).

Dia juga menjelaskan, meskipun Mbah Pani berada di dalam tanah, ia bisa berkomunikasi dengan orang. Salah satu caranya menggunakan tali. Bahkan jika ada salah satau syarat pertapaan yang kurang lengkap, Mbah Pani langsung menarik benang yang terhubung langsung ke atas.

“Seperti kemarin, ada garam yang belum ditaruh di samping tempat pertapaan, Mbah Pani juga tahu. Kemudian memberikan bisikan kepada istrinya, lalu garamnya ditaruh di sampingnya,” ujarnya.

Baca juga:

Ia juga menyebut, yang meminta perubahan waktu pembongkaran juga Mbah Pani sendiri. Bahkan keluarga tidak tahu.

“Tadi malam MBAH PANI sudah minta dibuka setelah Jumatan. Tetapi tiba-tiba Mbah Pani minta setelah Maghrib,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...