Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemprov Jateng Usul Kontrak Pendamping Desa Diperpanjang Jadi Tiga Tahun

0 106

MURIANEWS.com, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengusulkan agar kontrak kerja tenaga pendamping desa diperpanjang. Jika selama ini kontraknya hanya satu tahun, Pemprov Jateng mengusulkan menjadi tiga tahun.

Usulan ini dilontarkan karena menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sri Puryono, masa kerja satu tahun, kurang bisa dirasakan hasil kerjanya.

“Saran saya untuk pendamping desa agar mereka bekerja tidak merasa waswas, bukan dikontrak hanya tahunan. Tapi kalau perlu lima tahunan. Tapi itu nanti dievaluasi,” katanya, Jumat (20/9/2019).

Kontrak kerja yang hanya setahun, lanjutnya, juga berpengaruh pada semangat kerja mereka. Sebab, bekerja dengan baik atau tidak, nasibnya juga belum tentu jelas.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebut jika pendamping desa yang direkrut hanya satu tahun, membuat mereka tetap mencari pekerjaan yang bisa memperbaiki kesejahteraan mereka. Sehingga, lebih baik jika kontrak mereka lebih panjang.

“Kalau kita lihat saat ini, aturan kontraknya satu tahun sekali. Mungkin mereka lebih enak bekerja di perusahaan-perusahaan. Jadi mereka masih mencari-cari pekerjaan lain,” tuturnya.

Dan ternyata, usulan dari Pemprov Jateng ini sepemikiran dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi mengatakan, usulan tersebut sudah menjadi pemikiran pihaknya. Menurut dia, kontrak kerja yang hanya berlaku satu tahun memang akan menghabiskan waktu untuk merekrut.

”Nantinya ini akan lebih kita arahkan pada evaluasi kinerja. Evaluasi kinerja tentu sesuai dengan knowledge dia, sikap dan perilaku dia sebagai pendamping desa,” terangnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.