Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Berkedok Warung, Tempat Karaoke Makin Menjamur di Pati

0 7.399

MURIANEWS.com, Pati – Tempat karaoke di Kabupaten Pati tidak semakin berkurang, tetapi justru malah menjamur. Bahkan keberadaannya meluas hingga ke perkampungan.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Pati Imam Rifa’i mengakui hal ini. Menurut dia, tempat-tempat karaoke itu muncul dengan berbagai kedok, seperti warung.

Ini menurutnya terlihat di Jakenan, kemudian di wilayah Margoyoso perbatasan Tayu, dan Kecamatan Gabus.

“Perkembangan karaoke yang sudah sampai kecamatan, menjadi kekhawatiran bersama. Yang mengkhawatirkan adanya karaoke ini peredaran miras,” katanya, Kamis (19/9/2019).

Menurutnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 22 Tahun 2002 tengang Minuman Keras (Miras) sudah saatnya direvisi. Bahkan dinilainya perda tersebut sampai saat ini juga belum ada kejelasan.

“Padahal senjata utama untuk mengurangi tempat karaoke adalah dengan perda tersebut,” ujarnya.

Sedangkan dalam waktu dekat, ia berharap agar Perda Miras segera direvisi. Itu salah satu faktor kunci untuk menekan jumlah tempat karaoke yang semakin meluas.

“Berdasarkan data yang masuk, tempat karaoke ada ratusan tempat. Baik di Pati Kota, Margorejo dan di LI (lokalisasi Lorong Indah) sendiri. Sedang yang berkedok hotel itu memang ada yang sudah mengajukan izin. Meskipun secara tektis tidak ada aturan baku jika hotel dengan kamar sekian, kemudian ada karaoke sekian,” terangnya.

Dalam penertiban, Rifa’i mengatakan terdapat kendala karena para pelanggar perda itu ngotot ketika ditertibkan. Mereka menyebut berhak untuk menyelenggarakan hiburan.

Rifa’i juga mengatakan jika masyarakat mendukung penuh untuk memberantas tempat karaoke itu, masyarakat tidak perlu mengunjungi tempat karaoke. Secara operasional mereka menjadi tidak tercukupi. Sehingga kemungkinan juga akan tutup dengan sendirinya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.