Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

103 Kali Donor Darah, Pria di Jepara Ini Bakal Diberi Penghargaan Presiden

0 357

MURIANEWS.com, Jepara – Seorang pria asal Kabupaten Jepara akan mendapatkan penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo. Pria bernama Agus Santoso itu diberi penghargaan lantaran aktif menyumbangkan darah.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara, Sutedjo S Sumarto menyatakan, Agus Santoso, warga Tegal Sambi, Tahunan, Jepara ini tercatat telah melakukan donor darah hingga 103 kali.

Rabu (18/9/2019) hari ini pihaknya juga memberi penghargaan terhadap Agus Santoso. Selain Agus, ada 171 warga Jepara lain yang juga diberi penghargaan olehnya.

Rekor donor terbanyak di bawah Agus Santoso, ada Himawan Wahyu (Desa Lebuawu, Pecangaan) dan Agung Nugroho (Kuwasen, Jepara) yang melakukan donor darah sebanyak 75 kali.

“Kami sampaikan penghargaan ini sebagai apresiasi kami atas tindakan mulia yang sudah diberikan oleh mereka. Semoga hal ini bisa memberi aspirasi dan inspirasi bagi masyarakat untuk bisa menyumbangkan darahnya,” ujar Sutedjo.

Sementara itu, Ketua PMI Jawa Tengah, Imam Triyanto yang hadir dalam kegiatan itu menyatakan, donor darah merupakan kegiatan yang luar biasa. Sumbangan darah yang diberikan bisa bermanfaat untuk siapa saja. Tidak memandang suku, bangsa atau agama. Kalau jenis darahnya cocok, bisa diberikan.

“Mereka (para pendonor darah), layak mendapatlan apresiasi. Penghargaan kepada mereka mudah-mudahan bisa membuat mereka merasa dihargai, meski sebenarnya usaha yang dilakukan tidak bisa dihargai,” ujarnya.

Donor darah, menurutnya akan bisa dilakukan secara lebih efisien pada waktu yang akan datang. Maksudnya, pendonoran darah bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Donor darah yang didasarkan atas kebutuhan komponen ini, nantinya juga bisa dilakukan tanpa perlu menunggu jarak waktu tiga bulan seperti selama ini.

Jika selama ini perlu jarak waktu tiga bulan bagi seorang untuk bisa mendonorkan darahnya lagi, maka dengan cara baru ini cukup sekitar dua pekan saja. Dengan demikian memang lebih efisien.

“Donor darah yang disesuaikan kebutuhan komponennya, itu nanti lebih efisien. Donor darahnya dilakukan sesuai kebutuhan komponennya seperti trombosit, eritrosit, atau hanya leukositnya. Lebih efisien,” tambahnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.