Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Imbas Bentrok Suporter, Kapolres Jepara Ikut Turun ke Kudus

0 1.938

MURIANEWS.com, Jepara – Kisruh antarpendukung Persijap Jepara dan Persiku Kudus masih terus dibicarakan beberapa pihak. Rabu (18/9/2019) Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, bersama sejumlah perwira Polres Jepara diundang ke Kudus untuk membahas soal ini.

Selain Kapolres Jepara dan para perwiranya, juga diundang perwakilan dari Manajemen, Official dan Panpel, Suporter Persijap juga diajak serta. Pertemuan ini berlangsung di Mapolres Kudus, dan juga menghadirkan komponen yang sama dari Persiku Kudus.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman berharap dari pertemuan ini ada kesepakatan-kesepakatan yang bisa didapatkan. Selain itu, yang lebih penting adalah bagaimana agar ke depan kejadian yang sama tidak terulang kembali.

“Kami akan membahasnya bersama di Mapolres Kudus. Persoalan ini harus bisa diselesaikan dengan baik. Bagaimana penanganan pascakejadian ini, nanti akan kami bicarakan,” ujar AKBP Arif Budiman, Rabu (18/9/2019).

Kapolres Jepara juga meminta kepada kedua belah pihak yang sempat berseteru untuk bisa mengedepankan pemikiran-pemikiran damai.

“Bentrok dan melakukan tindakan-tindakan anarkis jelas merugikan diri sendiri dan pihak lain. Tidak perlu hal seperti itu dilakukan kembali,” katanya.

Di sisi lain, kedua kubu juga diminta bersikap cerdas, santun dan tidak mudah terprovokasi. Kejadian di Kudus semakin menimbulkan keresahan dengan banyaknya informasi tak benar di media sosial. Ada banyak ‘bumbu-bumbu’ bombastis yang membuat pemikiran banyak pihak menjadi semakin tersesat jauh.

“Ada beberapa video yang tersebar di medsos yang sebenarnya tidak ada kaitannya dengan kejadian di Kudus. Semuanya menimbulkan presepsi yang salah dan menimbulkan penyikapan yang salah juga. Hal seperti ini kami minta untuk diwaspadai agar tidak semakin kisruh situasinya,” tegas AKBP Arif Budiman.

Sementara itu Manajer Tim Persijap Jr, Nur Azis menyatakan sampai saat ini pihaknya masih belum bisa memastikan bagaimana nasib pertadingan timnya. Pada saat kejadian pertandingan baru berjalan sekitar 13-an menit, sampai akhirnya terjadi chaos antara supporter.

Pihaknya saat ini menyatakan masih akan fokus pada persolan-persoalan yang terkait dengan masalah kericuhan. Tindakan-tindakan apa yang harus diambil pascakejadian menjadi fokus saat ini.

“Mudah-mudahan bisa segera ada hal-hal positif yang bisa ditempuh untuk kebaikan kedua belah pihak. Kami menyesalkan kejadian ini dan memohon maaf atas yang terjadi,” ujar Nur Azis.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.