Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hari Perhubungan Nasional, Dishub Akui Masalah Parkir Masih Jadi PR di Kudus

0 72

MURIANEWS.com, Kudus – Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada 17 September menjadi momen refleksi Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus. Salah satunya terkait parkir yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) karena butuh kesadaran semua pihak.

“Kami akui pada sektor parkir masih butuh pembenahan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Abdul Halil usai menggelar Apel pagi dalam rangka Hari Perhubungan Nasional ke-74 di Halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (17/9/2019) pagi.

Pembenahan tersebut, harus dilakukan dari internal dan eksternal. Terutama kesadaran pengendara yang memarkirkan kendaraannya sesuai dengan tempat yang ditentukan.

“Setiap waktu kami evaluasi. Penindakan dan sosialisasi juga sudah kami lakukan. Tapi masih banyak yang bandel,” ujarnya.

Selain itu, penggandengan pihak ketiga terkait pemanfaatan sektor parkir juga akan dievaluasi dan ditingkatkan kembali. Bagaimanapun juga, jika bisa dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin, PAD yang dibebankan bisa tercapai.

“Jika itu terwujud, tentu bisa membantu perekonomian Kudus,” lanjut Halil.

Penggandengan pihak ketiga juga akan dilakukan ketika pihaknya akan mengkaji kembali potensi parkir yang dimiliki Kota Kretek. Dengan begitu, keefektifitasan kebijakan serta target PAD bisa tercapai dengan minim hambatan.

“Kami upayakan sebaik-baiknya, semua demi Kudus yang lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, di Hari Perhubungan Nasional Ke-74 ini, Kabupaten Kudus berhasil meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Yang berarti, Pemkab Kudus telah memenuhi kriteria sebagai penyelenggaraan pelayan transportasi dan fasilitas publik yang baik.

“Dengan perolehan WTN ini, kami memiliki semangat untuk menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.

Di sisi lain, Plt Bupati Kudus HM Hartopo yang membacakan pidato Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, harus ada peningkatan pelayanan pada masyarakat, terutama sektor perhubungan.

Sektor perhubungan juga dianggap berperan penting dalam membangun negara. Jika sebuah negara mempunyai kualias perhubungan yang baik, maka diyakini pembangunan nasionalnya juga turut membaik.

“SDM dalam hal ini harus dituntut unggul,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.