Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Eksotisme Gua Terawang Blora Bikin Puluhan Fotografer Nasional Terkesima

0 97

MURIANEWS.com, BloraEksotisme atau keindahan alam Gua Terawang, Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Blora, berhasil memikat puluhan fotografer nasional yang datang ke lokasi wisata tersebut pada akhir pekan lalu.

Setidaknya ada sekitar 30 fotografer nasional dari berbagai kota besar datang langsung ke Gua Terawang untuk mengasah kemampuan dalam hal fotografi dengan menyasar keindahan sinar matahari yang masuk ke dalam gua.

Di antara fotografer itu ada yang berprofesi sebagai juru foto profesional, dan ada juga yang berprofesi sebagai wartawan dari beberapa awak media. Mereka tergabung dalam komunitas Fuji Film Indonesia.

Wakil Bupati Arief Rohman yang dalam kesempatan itu hadir bersama Administratur Perhutani KPH Blora menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan explore Gua Terawang yang diadakan oleh komunitas Fuji Film Indonesia.

Puluhan fotografer nasional saat berburu gambar keindahan alam Gua Terawang, Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, akhir pekan lalu. (MURIANEWS.com/Dani Agus)

“Terimakasih sudah datang dan explore Gua Terawang. Kami berharap karya foto yang dihasilkan bisa segera diunggah ke media sosial atau media pemberitaan lainnya sehingga keindahan Gua Terawang semakin dikenal luas. Kami berharap komunitas fotografi nasional bisa bersama-sama mengeksplor keindahan potensi alam Blora lainnya,” katanya.

Sementara itu, Arya, salah satu fotografer dari Semarang menyatakan kekagumannya pada Gua Terawang. Menurutnya, goa ini memiliki keindahan yang lebih eksotis ketimbang Goa Jomblang yang ada di Gunungkidul.

“Saya pernah ke Goa Jomblang di Gunungkidul, akses turunnya sulit. Sedangkan di Goa Terawang ini bisa dengan jalan kaki dan lubang cahayanya lebih banyak sehingga lebih leluasa untuk memotret,” kata Arya.

Menurut Arya, masih banyak teman-teman fotografer yang ingin ikut. Namun mereka ini terkendala karena keterbatasan kuota peserta.

“Sudah banyak yang menghubungi saya, mungkin minggu depan kita akan kesini lagi untuk eksplore bareng-bareng,” lanjut Arya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.