Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Transportasi Umum Ditata Apik, Pemprov Jateng Kembali Raih Piala WTN Wiratama

0 38

MURIANEWS.com, Semarang – Anugerah Wahana Tata Nugraha (WTN) Wiratama kembali diraih Pemprov Jawa Tengah di tahun 2019. Penghargaan ini diberikan lantaran Pemprov Jateng dinilai mampu menata transportasi publik dengan baik.

Penghargaan ini merupakan yang keempat yang diraih Pemprov Jateng. Selain Jateng ada 14 provinsi lain penerima WTN Wirawata 2019.

Piala diserahkan oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono KS di JCC Plennary Hall Jakarta, Minggu (15/9/2019).

Selain Pemprov Jateng, ada puluhan kabupaten/kota di Indonesia juga menerima WTN kategori tanpa catatan dan WTN dengan catatan.

Termasuk sejumlah daerah di Jateng penerima penghargaan WTN 2019 tanpa catatan, yakni Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kabupaten Wonogiri, Purbalingga, serta Kudus.

Sedangkan dari 35 kabupaten peraih WTN dengan catatan perbaikan pada bidang lalu lintas, angkutan umum, dan prasarana, di antaranya adalah Kabupaten Batang, Jepara, Klaten, Sragen, Kendal, Kabupaten Semarang, Banyumas, dan Pati.

“Penghargaan ini dinilai dari manajemen transportasi dan fasilitasi transportasi. Selain itu juga karena keikutsertaan kabupaten dan kota melebihi dari separuh kabupaten dan kota yang ada di Jateng. Dari 35 kabupatem dan kota di Jateng ada 20 daerah yang ikut,” kata Sri Puryono, Senin (16/9/2019).

Penghargaan bidang transportasi ini, lanjut dia, diharapkan menjadi cambuk bagi pemprov, dan pemkab/pemkot untuk mewujudkan transportasi di Jateng yang lebih baik. Di antaranya melalui pengembangan BRT dan MRT yang ada di Kota Semarang.

“Transportasi merupakan pelayanan umum, sehingga pelayanan kepada masyarakat harus kita tingkatkan. Apalagi seiring pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi maka fasilitas transportasi juga harus ditambah. Butuh manajemen yang cerdas guna mengatasi masalah transportasi,” ujarnya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.