Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dipadati Jemaah, Gus Najih: Mbah Moen, Ulama Nasionalis dan Pejuang Kemerdekaan yang Dicintai

0 318

MURIANEWS.com, Rembang – Sosok KH. Maemun Zubair memang dikenang tidak hanya para santri dan kiai, tetapi juga bangsa Indonesia. Sebab, selain sebagai seorang Kiai, Mbah Moen juga seorang pejuang kemerdekaan yang dicintai semua golongan.

Hal itu dikatakan oleh putra tertua Mbah Moen, yakni Muhammad Najih Maemon dalam acara tahlil dan doa bersama di kediaman Mbah Moen, Sabtu (14/9/2019).

“Mbah Moen selain seorang yang religius, beliau juga seorang yang nasionalis,” ungkapnya.

Dia juga bercerita, peringatan 40 Hari wafatnya Mbah Moen ini memang hampir sama pada saat peringatan 7 hari wafatnya beliau. Ada banyak ulama, Habaib, santri, dan ribuan jemaah yang turut hadir. Bahkan, saat ini bisa dikatakan lebih banyak.

Habaib dan para ulama ikut dalam tahlil dan doa 40 hari wafatnya KH Maemoen Zubair. (MURIANEWS.com/Cholis Anwar) PP

“Selaku keluarga, kami sangat berterimakasih dengan kedatangan panjenengan semua. Semoga ini menjadi amal yang tidak terputus,” imbuhnya.

Dia bercerita, pada peringatan 7 hari wafatnya Mbah Moen, ada seorang Bu Nyai dari Jawa Timur yang hendak datang ke kediaman Mbah Moen. Dia ingin khidmah dan rindu dengan Mbah Moen.

Selama perjalanan, Lanjut Gus Najih, Bu Nyai itu mencium bau harum. Bahkan ketika sampai di PP Al Anwar, bau wangi itu masih sangat lekat.

“Kemudian Bu Nyai itu berkata, Mbah Moen bersama Nabi Muhammad sedang menuju ke rumahnya,” tutup Gus Najih.

Reportet: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.