Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Turun dari Pesawat, Tujuh Haji Asal Semarang Dilarikan Pakai Ambulans

0 45

MURIANEWS.com, Boyolali – Rombongan haji asal Kabupaten Semarang, Rabu (11/9/2019) pagi tadi tiba di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali. Dari 359 haji dalam kloter itu, tujuh di antaranya diangkut pakai ambulans.

Mereka terpaksa dibawa ke poliklinik menggunakan ambulans karena kondisinya sakit dan kelelahan. Ada tiga unit mobil ambulans yang membawa tujuh haji itu menuju asrama. Setibanya di poliklinik, mereka langsung diperiksa tim dokter asrama haji.

Rombongan haji asal Semarang ini tiba pukul 07.16 WIB, atau lebih cepat lima jam dari jadwal. Bahkan, haji kloter 82 tersebut tibanya mendahului kloter 81 gabungan asal Kabupaten Demak, Semarang dan Kota Salatiga. Haji kloter 81 sesuai jadwal kedatangannya di bandara sekitar pukul 09.50 WIB.

”Setelah diperiksa dua dari tujuh haji yang dibawa pakai ambulans, bisa langsung bergabung dengan kelompoknya naik bus menuju daerah asal,” katanya dikutip dari Antara.

Meski demikian, dua haji itu terpaksa menggunakan alat bantu berupa kursi roda karena kondisinya yang tak memungkinkan.

Menurut dia, haji yang setibanya di Asrama Haji Donohudan Boyolali jika hasil pemeriksaan oleh tim dokter perlu dirujuk, maka mereka dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr. Moewardi Solo untuk perawatan intensif. Namun jika mereka minta dirawat di daerah asal akan dipulangkan dengan naik mobil ambulans ke Kabupaten Semarang.

PPIH Debarkasi Surakarta hingga kedatangan haji kloter 82, telah memulangkan jemaah haji ke daerah asal sebanyak 28.996 orang atau 83,4 persen dari total 34.756 orang yang diberangkatkan berhaji di Tanah Suci.

Jumlah jemaah haji asal Debarkasi Surakarta yang meninggal dunia hingga kedatangan kloter 82 ini, sebanyak 66 orang. Terdiri atas 65 meninggal di Tanah Suci, dan satu lainnya di Asrama Haji Donohudan Boyolali.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Antara

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.