Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pencabutan Kesepakatan Damai Jadi Poin Memberatkan, Kuasa Hukum Leles Siapkan Banding

0 229

MURIANEWS.com, Pati – Usai majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pati menjatuhkan vonis satu tahun dua bulan (14 bulan) penjara kepada Leles, atas kasus pencurian jati milik Kades Srikaton, Pati, kuasa hukumnya tidak tinggal diam. Mereka menyatakan akan menempuh banding.

“Kalau kita (Kuasa hukum) ada upaya banding, insyaAllah,” terang Kuasa Hukum Leles, Moh Agus Prasetyo usai persidangan.

Menurutnya, upaya banding itu dilakukan lantaran sebagai jalan agar kasus tersebut benar-benar mendapatkan keadilan. “Ini jalan ikhtiar lah untuk mencari keadilan,” katanya.

Sebelumnya, hakim yang menjatuhkan vonis itu juga meminta Leles untuk berkoordinasi dengan kuasa hukumnya, apakah akan menerima putusan atau mengajukan banding.

“Kami dari tim kuasa hukum akan melakukan kajian terlebih dahulu dan nantinya kami konsultasikan dengan terdakwa. Apabila memang terdakwa ingin banding, ya kita banding. Tapi kalau terdakwa menerima (putusan hakim), ya kita terima,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, majelis hakim PN Pati menjatuhkan vonis 14 bulan kepada Leles. Vonis dijatuhkan karena Leles dianggap terbukti melanggar pasal 362 KUHP terkait pencurian kayu milik Kepala Desa Srikaton, Endah Dwi Winarni pada April 2019 lalu.

Baca: Leles Divonis 14 Bulan Atas Kasus Pencurian Jati Milik Kades Srikaton Pati

Selama proses persidangan berlangsung, terdakwa sudah pernah meminta maaf kepada korban. Namun, terdakwa mencabutnya kembali.

Kemudian, untuk kali kedua pihak keluarga Leles juga meminta maaf kepada Kades Srikaton yang difasilitasi oleh camat Jaken. Tetapi, pihak keluarga kembali mencabut permintaan maaf itu.

Pencabutan pemintaan maaf ini juga yang jadi penilaian memebratkan bagi Leles.

“Pada saat persidangan, terdakwa memberikan keterangan yang berbelit, sehingga mempersulit persidangan. Terdakwa juga sudah pernah berdamai, tetapi terdakwa keberatan dan mencabutnya kembali,” kata Hakim Ketua Lisfer Berutu saat membacakan vonis.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.