Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tak Ada Air, Desa Setrokalangan Kudus Droping Air Bersih Sepekan Lebih

MURIANEWS.com, Kudus – Desa Setrokalangan di Kecamatan Kaliwungu kembali mengalami kekurangan air bersih. Permintaan air bersih pun telah dilakukan pada Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus. Serta Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Kudus.

Untuk Desa Setrokalangan telah dilakukan droping air bersih PMI sejak 28 Agustus hingga sembilan September mendatang.

Kepala Desa Setrokalangan Edi Siswanto mengatakan, banyak sumur warga di daerah tersebut sudah mengering dan susah untuk naik airnya. Kejadian seperti ini sudah terjadi kurang lebih sekitar sepekan lebih.

“Sudah sejak kemarin, kami hampir tidak ada air tanahnya,” katanya ketika dihubungi MURIANEWS.com, via telepon Jumat (6/9/2019) siang.

Tiga dukuh pun terdampak. Yakni Dukuh Kalangan, Dukuh Setro, dan Dukuh Karangturi. Dengan jumlah Kartu Keluarga (KK) yang terdampak berjumlah sekitar 780 KK. Yang terdiri dari tiga dukuh tersebut.

“Ada sekitar 780-an KK,” lanjutnya.

Tujuh tandon besar pun disiapkan untuk tiga dukuh tersebut. Tiap dua hingga tiga hari sekali, pihak penyuplai air yakni BPBD dan PMI Kudus datang untuk mengisi galon-galon tersebut. Yang selanjutnya diambil untuk kebutuhan sehari-hari warga.

“Didrop ke tandon dulu, baru warga mengambil dari sana,” lanjutnya.

Edi menambahkan, sebenarnya pada Dukuh Karangturi sudah ada Pamsimas. Hanya, baru bisa mencakup 150 Kartu Keluarga saja. Sedang sisanya yang berada di RT 03 tidak tercukupi kebutuhannya.

“Sedang pada dua dukuh lain memang belum ada Pamsimas, warga juga membeli air galon untuk kebutuhan sehari-hari juga,” tandasnya.

Sementara Sekretaris PMI Kabupaten Kudus, Imam Santoso menjelaskan PMI telah membantu dropping air sejak 28 Agustus lalu dan dijadwalkan sampai sembilan september mendatang.

“Dengan tiga tangki dengan kapasitas sepuluh sampai limabelas ribu liter di tiap dua hingga tiga harinya. Terakhir kami lakukan tadi malam, jadwal selanjutnya besok,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...