Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pria Ini Nekat Curi Sepeda Dekat Kantor Polisi karena Kehabisan Ongkos

0 259

MURIANEWS.com, Sukoharjo – Seorang pria asal Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo berinisial EB (32), diserahkan ke Polsek Sukoharjo Kota, karena kepergok mencuri sepeda. Aksi pencurian itu dilakukan oleh EB, beberapa saat setelah keluar dari kantor Satlantas Polres Sukoharjo untuk mengurus surat-surat.

Lokasi pencurian juga tak jauh dari kantor polisi. Alasan EB melakukan pencurian sepeda, terpaksa karena kehabisan ongkos untuk pulang ke rumahnya.

“Dari keterangannya, EB mau ke Terminal Sukoharjo naik bus besar, dan kemungkinan tidak mempunyai ongkos balik,” kata Kapolsek Sukoharjo Kota, AKP Parwanto, Kamis (5/9/2019).

Menurut dia, aksi pencurian itu sendiri terjadi pada Rabu (4/9/2019) kemarin. milik Julianto (54) warga di Dukuh Larangan, Kelurahan Gayam, Sukoharjo. Aksi itu dia lakukan sekitar pukul 11.00 WIB, saat EB hendak pulang kerumahnya.

Sebelumnya, EB mengurus sejumlah surat-surat di Satlantas Polres Sukoharjo. Usai mengurus surat, EB hendak kembali ke rumahnya, namun kehabisan uang untuk ongkos pulang.

Saat sedang berjalan menuju tempat pemberhentian bus, dia melihat sepeda jenis BMX yang terparkir di depan rumah korban. EB lalu mencoba mencuri sepeda tersebut. Namun saat melancarkan aksinya, ada warga yang melihat aksi EB, lalu mengamankannya.

Mendengar informasi itu, polisi yang berjaga di Kantor Satlantas Polres Sukoharjo langsung mendatangi lokasi dan membawa pelaku ke Polsek Sukoharjo Kota untuk dimintai keterangan.

Pelaku yang bekerja sebagai buruh tersebut lantas dilakukan pemeriksaan oleh jajaran Reskrim Polsek Sukoharjo Kota.

”Kemungkinan awalnya tidak ada niat mencuri, tapi karena tidak punya ongkos akhirnya mengambil sepeda yang ada di depan rumah warga, dari keterangannya tadi baru satu kali,” ujarnya.

Meski demikian, polisi tetap mengusut kasus ini. Kendati terancam pasal tentang pencurian, jika pelaku tak tercatat pernah melakukan aksi yang sama, kemungkinan polisi akan menjerat pelaku dengan tindak pidana ringan (tipiring).

“Sepeda ya cuma biasa, kalau dinominalkan tidak sampai Rp 500 ribu. Ini masih penyelidikan, kalau pelaku tidak merupakan residivis kemungkinan kita tipiringkan,” pungkas Kapolsek.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.