Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bupati Jepara Divonis Tiga Tahun, Pemkab Masih Tunggu Perkembangan

0 110

MURIANEWS.com, Jepara – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang menjatuhkan vonis tiga tahun penjara dan pencabutan hak politik selama tiga tahun kepada Bupati Jepara (nonaktif) Ahmad Marzuqi, Selasa (3/9/2019). Menanggi hal ini Pemkab Jepara menyatakan masih menunggu perkembangan.

Pasalnya, vonis itu belum bisa dipastikan apakah akan inkrah (berkuatan tetap) atau ada perkembangan lain. Terlebih dalam sidang kemarin, Ahmad Marzuqi juga menyatakan pikir-pikir dengan vonis tersebut.

Asisten Tata Pemerintahan Sekda Jepara, Abdul Syukur menyatakan, Pemkab Jepara dalam hal ini memang dalam posisi menunggu. Persoalan tersebut nantinya akan diawali oleh kebijakan gubernur Jawa Tengah.

Jika memang sudah ada ketetapan hukum tetap, menurutnya, gubernur pasti akan mengambil sikap. Namun sampai saat ini belum ada yang disampaikan, karena masih belum ada kepastian hukum.

“Kan masih belum bisa dinyatakan benar-benar inkrah. Bisa saja ada proses banding. Mungkin harus menunggu 14 hari sejak vonis dijatuhkan, baru akan ada kepastian dari masalah ini,” ujar Abdul Syukur, Rabu (4/9/2019).

Sampai saat ini, gubernur Jawa Tengah baru mengeluarkan SK pemberhentian sementara untuk Ahmad Marzuqi, sebagai Bupati Jepara. Hal ini dilakukan setelah Ahmad Marzuqi harus berhadapan dengan hukum, terkait kasus suap Hakim PN Semarang Lasito.

Selain memberikan SK pemberhentian sementara, gubernur juga mengeluarkan SK pengangkatan untuk Dian Kristiandi (Wabup) menjadi Plt Bupati Jepara.

Dalam perkembangannya, Dian Kristiandi juga mendapatkan kewenangan dari Menteri Dalam Negeri untuk melaksanakan tugas bupati Jepara secara penuh.

Baca juga:

“Nanti kalau sudah ada ketetapan hukum atau inkrah, gubernur Pasti akan mengambil sikap. Jika sudah, Pemkab Jepara tinggal meneruskan prosesnya,” tambah Abdul Syukur.

Ahmar Marzuqi sendiri akhirnya divonis oleh Pengadilan Tipikor Semarang dengan hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 3 bulan penjara. Selain itu, hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik selama tiga tahun setelah yang ebrsangkutan menjalani hukuman badan.

Atas vonis ini, belum ada informasi lanjut terkait dengan sikap Ahmad Marzuqi. Meski dalam sidang menyatakan pikir-pikir, hingga pagi ini belum diketahui Marzuqi akan mengajukan banding atau tidak.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.