Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pelajar di Kudus Dipersiapkan Karakternya Hadapi Revolusi 4.0

MURIANEWS.com, Kudus – Ribuan pelajar dan mahasiswa di Kota Kretek mengiikuti seminar character building, di Hotel Griptha, Minggu (1/9/2019). Kegiatan ini digelar untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Trainer and Motivator International Certivicate Coach Syafii Efendi pun dipercaya untuk memberi motivasi pada ribuan peserta yang hadir. Dengan harapan, para pelajar bisa memiliki mental dan semangat yang kuat untuk menaklukan era digitalisasi, 4.0.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus, Joko Susilo, mengapresiasi kegiatan yang bertujuan untuk menguatkan mental para pemuda dan pemudi di Kota Kretek tersebut. Pembangungan karakter dirasa jadi poin penting untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

“Ini acara yang bermanfaat bagi pembangunan karakter pemuda,” ucapnya usai memberikan sambutan.

Joko berharap, para pemuda dan pemudi yang mengikuti seminar, bisa tumbuh menjadi generasi mandiri, kuat secara mental maupun akhlaknya. Para pemuda juga diharapkan mengurangi sikap pesimistis yang kerap kali mengganggu perjalanan mereka.

“Terus maju ke depan, bangun Kudus yang lebih baik lagi,” tandasnya.

Ketua Panitia Seminar Character Building Ade Bagus Nugroho mengungkapkan, seminar ini bertujuan untuk menjembatani generasi muda untuk menuju generasi dengan mental mandiri dan percaya diri.

“Semacam untuk mendidik mereka menjadi karakter yang kuat,” ucapnya.

Motivator Muda Syafii Efendi yang menjadi pembicara tunggal dalam seminar mengajak semua pemuda di Kota Kretek untuk berpikir kritis. Ia mengingatkan jika teknologi akan menggantikan peran manusia sedikit demi sedikit dan berakibat pada minimnya tenaga kerja. “Kita harus bisa bersaing di era 4.0 ini,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga mengingatkan bahwa guru harus memiliki kreasi dan berpikir kreatif dalam hal mendidik siswa. Mengingat peran guru kini juga mulai tergantikan dengan aplikasi-aplikasi belajar. “Guru haruslah aktif dan kreatif,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...