Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Museum Patiayam Kudus Tunggu Legalitas Kementerian

MURIANEWS.com, Kudus –  Museum Situs Purbakala Patiayam saat ini tengah menunggu proses legalitas dari Kemeterian Pendidikan dan Pariwisata. Legalitas tersebut terkait dengan diakuinya Museum Situs Purbakala Patiayam sebagai museum yang sesungguhnya.

Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Kasman menjelaskan, Museum Patiayam hingga kini masih berstatus rumah fosil. Karena inilah pihaknya tengah mengajukan legalitas di pihak kementrian.

“Kami telah mengirimkan draf yang dibutuhkan pada kementerian,”  ucapnya, Jumat (30/8/2019) pagi.

Draf yang dikirimkan tersebut meliputi, aturan-aturan terkait pengelolaan koleksi, serta beberapa tata tertib saat mengunjungi museum. Selain itu, pengelola juga meyertakan persyaratan-persyaratan administrasi.

“Jadi memang benar-benar seperti mempersiapkan  museum,” lanjut Kasman.

Beberapa saran serta masukan juga diberikan pihak kementerian pada Disbudpar. Seperti luas lahan yang harus disediakan serta luas bangunan yang dirasa evektif untuk men-display semua koleksi yang dimiliki.

“Ini yang kita sedikit upayakan nanti. Untuk lainnya sudah aman,” terangnya.

Legalitas dari Kemendikbud sangat diperlukan museum dengan jumlah koleksi ribuan fosil tersebut. Terutama untuk sokongan dana yang akan digunakan untuk pengembangan museum. Ini lantaran, syarat utama Bantuan Gubernur (Bangub) adalah museum harus terlegalisasi kementerian.

“Pengembangannya jadi mudah mengingat akan ada sokongan dana dari sana,” ujarnya.

Di Kudus sendiri sudah ada Museum Kretek yang terlegalisasi kementrian. Kasman berharap, hasil legalitas sesuai prediksinya. Yakni lolos Legalisasi. Dengan tujuan, pengembangan gagasan museum outdor bisa terealisasikan.

“Kemungkinan pengumumannya pekan depan,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...