Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kenalkan Rukun Haji Sejak Dini, 1.378 Anak-Anak di Kudus Ikuti Manasik Haji

MURIANEWS.com, Kudus – Sebanyak 1.378 anak usia dini melakukan manasik haji di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Kamis (29/8/2019). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan rukun ibadah haji sejak dini.

Dari pantauan di lapangan, ribuan anak TK tersebut antusias mengikuti manasik haji haji. Mereka mengikuti pelaksanaan rukun haji. Mulai dari niat haji, melakukan ihram, thawaf, sa’i, wukuf, dan tahalul.

Eti Nidiawati Kepala TK IT Umar Bin Khatab selaku penyelenggara manasik haji mengatakan, kegiatan ini diikuti 31 lembaga di seluruh Kabupaten Kudus. Mereka terdiri dari anak-anak usia 3-6 tahun sebanyak 1.378 dan sebanyak 228 tenaga pendidik.

“Mereka terdiri dari kelompok bermain dan taman kanak-kanak,” jelasnya kepada awak media.

Ia mengatakan, anak-anak usia 3-6 tahun tersebut diberikan pengetahuan tentang rukun ibadah haji. Mulai dari niat haji hingga melakukan thawaf. Rukun ibadah haji pun dilakukan secara tertib.

“Mulai dari niat nanti di arofah, selanjutnya mengambil batu krikil, lempar jumroh, berputar mengelilingi kabah. Rukun ibadah haji dilakukan semua,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun itu diharapkan dapat membentuk karakter anak. Dapat memperkenalkan ritual ibadah haji kepada anak-anak usia dini. Selain itu juga, diharapkan dapat menumbuhkan motivasi rukun ibadah haji kepada anak-anak usia dini. l

“Melalui manasik ini juga dapat membentuk fisik tumbug sehat dan cerdas. Diharapkan juga manasik haji ini memberikan sosialisasi kepada masyarakat umum tentang rukun ibadah haji,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta  dari TK Al Islam Piji Dawe, Nur Hidayat selaku tenaga pendidik mengatakan, para anak-anak tersebut diberikan pembelajaran untuk mengasah spiritual anak. Selain itu, juga melatih anak supaya mandiri.

“Disini kami tidak membawa orang tua. Ini bertujuan agar anak tidak rewel. Dan bisa lebih memberikan pembelajaran kepada anak tentang ibadah haji,” ungkapnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...