Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sempat Dikubur Sebulan, Mayat Perempuan Telanjang di Kebumen Terkuak Identitasnya

0 22.656

MURIANEWS.com, Kebumen – Mayat perempuan tak dikenal ditemukan dalam kondisi yang cukup mengenaskan di sebuah pekarangan di Kelurahan Plarangan, Kecamatan Karanganyar, Kebumen. Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi bertelanjang dada dan mulai membusuk.

Mayat itu ditemukan pada 23 Juli 2019 lalu, karena tak diketahui identitasnya dan tak ada pihak keluarga yang mengenal, oleh pihak rumah sakit mayat tersebut dikubur.

Pihak kepolisian sulit mengindentifikasi mayat tersebut, karena wajah dan dan sidik jarinya rusak. Mayat tersebut kemudian dinamai Mrs X, karena alat Mambis yang terintegrasi dengan data E-KTP tak bisa mendeteksi sidik jari mayat itu.

Namun satu bulan berselang setelah mayat itu dimakamkan, polisi berhasil mengidentifikasi identitas mayat tersebut.

Kasubbag Humas Polres Kebumen Kompol Suparno, Kamis (29/8/2019) mengatakan, mayat perempuan itu diketahui bernama Sri Widadi (42) warga Gombong, Kabupaten Kebumen.

Menurut dia, pengungkapan identitas mayat itu berasal dari saudara korban yang melaporkan ke Polres Kebumen Hari Selasa (27/8/2019) sore. Keluarga korban melaporkan sambil membawa NIK E-KTP untuk diselidiki oleh Polres Kebumen.

Setelah dilakukan pencocokan oleh Tim Inafis, sidik jari sesuai data E-KTP, ternyata identik dengan sidik jari Mrs X yang beberapa bagian sudah rusak.

“Setelah kami cocokkan, kita rumuskan secara manual ternyata sama dengan sidik jari Mrs X yang ditemukan di Karanganyar pada bulan Juli,” ujarnya.

Menurut dia, dari keterangan keluarga, korban sudah lama meninggalkan rumah. Korban diketahui menderita penyakit gangguan jiwa.

Meski mengalami gangguan jiwa, pada tahun 2015, korban bersama dengan keluarganya direkam sidik jarinya untuk pembuatan E-KTP.

Sementara dari hasil pemeriksaan medis dan polisi, korban meninggal diperkirakan karena penyakitnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.