Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Operasi Patuh Candi Digelar 14 Hari, Pengendara Main Ponsel Jadi Sasaran

0 306

MURIANEWS.com, Semarang – Jajaran Polda Jateng menggelar Operasi Patuh Candi 2019. Operasi digelar selama 14 hari mulai Kamis (29/8/2019) hingga 12 September 2019.

Dalam operasi ini, tujuannya yakni untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan mengedepankan keselamatan pengguna jalan.

Dalam apel gelar pasukan di halaman Mapolda Jateng, Kamis (29/8/2019) Wakapolda Jateng Brigjen Pol Ahmad Lutfi mengatakan, salah satu sasaran dalam operasi ini yakni pengendara yang menggunakan HP.

” Keselamatan berlalu lintas masih dianggap tidak penting. Masih ditemukannya pengguna yang melawan arus, menggunakan HP saat berkendara, serta pengguna kendaraan bak terbuka yang digunakan sebagai transportasi masyarakat,” kata wakapolda.

Dari tahun ke tahun, kata dia, pelanggaran berlalu lintas masih didominasi oleh pengendara yang tidak menggunakan helm standar, melawan arus serta tidak mengenakan sabuk keselamatan saat mengemudi.

Oleh karena itu, ia menegaskan dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2019 para petugas diminta melaksanakan tugasnya tanpa menimbulkan keluhan dari masyarakat. “Hindari pungli saat melaksanakan operasi,” ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudi Antariksa  menuturkan Operasi Patuh Candi 2019 digelar untuk meningkatkan kepatuhan, disiplin masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas.

“Pola pada Operasi Patuh Candi ini di titik beratkan 60% penegakan hukum kemudian 40% pada kegiatan preventif kecelakaan berlalu lintas,” terangnya.

Penegakan hukum dilakukan dengan tilang. Sementara Adapun prioritas penindakan pelanggaran antara di antaranya, tidak menggunakan helm SNI, pengendara mobil tak mengenakan sabuk pengaman, melawan arus, pengendara di bawah umur, pengendara bermain HP, dan berkendara sambil mabuk.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.