Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bayi yang Dibuang di Teras Rumah Warga Tumpangkrasak Kudus Diminati Banyak Orang

MURIANEWS.com, Kudus – Bayi laki-laki yang dibuang di teras rumah milik Surasno, warga Desa Tumpangkrasak, Jati, Kudus jadi incaran puluhan warga. Bayi berparas tampan tersebut diminati sejumlah warga untuk diangkat menjadi anak.

Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo mengatakan, sejak penemuan bayi diberitakan banyak media, puluhan SMS dan telepon dari warga tak kunjung berhenti menyambangi telepon genggamnya.

“Banyak yang berniat ingin mengadopsi bayi tampan tersebut,” kata Bambang.

Bahkan, keluarga Surasno yang merupakan penemu bayi malang tersebut juga memiliki niat yang sama. Yakni mengadopsinya. Hanya, pihaknya belum bisa memberi kepastian boleh tidaknya bayi tersebut diadopsi.Mengingat saat ini bayi laki-laki berbobot 3,4 kilogram itu masih dalam perawatan.

“Sekarang masih di sana (RSUD Kudus). Nanti akan diserahkan ke Dinsos P3AP2KB,” ucapnya via pesan singkat sore ini.

Bambang menjelaskan, jika memang berminat mengadopsi sang bayi, hendaknya berkonsultasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kudus. Warga pun bisa mengajukan permohonan kesana.

“Jadi langsung saja menghubungi mereka. Hanya kemungkinan akan diserahkan pada keluarga penemu bayi. Mengingat mereka juga belum mempunyai keturunan,” terangnya.

Sebelumnya, sesosok bayi laki-laki ditemukan tergeletak di salah satu rumah di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus. Tepatnya, di teras rumah milik Surasno RT 3/RW 6 Tumpangkrasak, Rabu (28/8/2019) pagi.

Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 4.30 WIB. Saat ditemukan, bayi malang itu hanya beralaskan handuk warna merah. Ia hanya diletakkan begitu saja di teras milik Suranso dalam keadaan menangis. Di sebelahnya, juga ditemukan susu formula beserta botol susu, betadin, kain kasa, dan greto.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...