Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Herjun, Pebalap Asli Gembong Pati Genjot Latihan Fisik Hadapi ATC di Thailand dan Jepang

MURIANEWS.com, Pati – Herjun Atna Firdaus, pebalap asal Desa Pohgading, Kecamatan Gembong, Pati, kembali mengikuti kejuaraan bergengsi Asia Talent Cup (ATC). Dia adalah salah satu dari lima pebalap Indonesia yang mengikuti kejuaraan tersebut.

Kini dia pun tengah bersiap agar nantinya berhasil masuk menjadi deretan juara dalam ajang internasional itu.

“Untuk ATC sendiri sudah berlangsung sejak Februari 2019 lalu. Tetapi lokasinya berbeda beda. Pertama di Qatar kemudian dilanjutkan ke Thailand dan Malaysia,” katanya, Sabtu (24/8/2019).

Dia melanjutkan, pada Oktober 2019 mendatang, kejuaraan akan dilanjutkan di Thailand dan Jepang. Kemudian terakhir pada November 2019 di Malaysia.

Untuk menghadapi ajang bergengsi itu, saat ini Herjun tengah rutin latihan fisik. Mengingat, lawan yang akan bertemu di sirkuit Buriram Thailand nantinya juga cukup berat.

“Saya rutin latihan. Tantangannya memang saat harus membagi waktu antara belajar dan berlatih serta bertanding,” ujarnya.

Kompetisi Asia Talent Cup sendiri diketahui sebagai ajang balap bagi pebalap muda berbakat di Asia dan Oceania. Ajang tersebut digelar oleh promotor yang sama dengan balap MotoGP.

Pada ATC tahun ini sendiri balapan tersebut diikuti oleh 22 pebalap muda dari Jepang, Thailand, Turki, Australia dan juga Indonesia.

“Biasanya yang paling berat persaingannya itu justru dari Jepang,” terangnya.

Pada pekan ini saja, dirinya tengah fokus dalam kejuaraan Motoprix Seri 2 di Sentul. Sementara pekan depan dirinya juga akan kembali menjalani kejuaraan Motoprix Seri 3.

“Meski terhitung cukup padat dalam jadwal kompetisi, tetapi saya harus tetap rutin latihan,” katanya.

Nama Herjun Atna Firdaus sendiri memang sudah tidak asing dalam kejuaraan balap. Sejak kecil dia memang sudah dikenalkan dunia balap oleh orang tua dan lingkungan sekitar.

“Kebetulan saya sudah suka balap sejak kecil. Dulu awalnya tertarik karena keluarga memang telah memiliki latar belakang sebagai pebalap. Seperti ayah maupun paman yang paling banyak memotivasi saya,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...