Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Seleksi Program Magang ke Jepang, PPMKP Gelar Pelatihan Petani Muda di P4S Al Mawaddah Kudus

0 151

MURIANEWS.com, Kudus – Pusat Pelatihan Managemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Kementan RI mengadakan pelatihan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Al Mawaddah Kudus. Pelatihan yang digelar selama empat hari (24-27 Agutus 2019) ini sekaligus sebagai ajang seleksi pemilihan Pemuda Tani untuk mengikuti program magang selama satu tahun di Jepang. Pelatihan itu diikuti 10 kota di Jawa Tengah.

Sofiyan Hadi, Pendiri pesantren Entrepreneur sekaligus Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Al Mawaddah mengatakan, banyak orang yang masih berpikir tentang petani. Yakni sebuah profesi tradisional di pedesaan yang jarang diminati oleh anak muda. Apalagi, petani identik dengan kaos oblong dan celana kumal, sandal jepit, caping dan membawa cangkul.

Persepsi itulah yang ingin dirubah oleh Sofiyan Hadi. Ia pun mencontohkan nama petani asal Jepang, yakni Kiyoto Saito. Ia merupakan petani muda Jepang yang modis. Ia bahkan mengolah lahannya dengan memakai setelan jas yang lengkap, dasi, dan bahkan sepatu pantofel.

“Jadi mulai sekarang rubahlah persepsi anda tentang petani yang sering identik dengan kotor dan tidak berpenghasilan besar. Mau keren dan kaya? Jadilah Petani,” katanya dihadapan para peserta.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Bidang Program dan Evaluasi PPMKP, Widianto melalui Susan Twisawati Indiani Kepala Seksi Pelatihan, mengatakan regenerasi petani dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sektor pertanian menjadi salah satu isu utama dalam kebijakan di sektor pertanian. Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap generasi muda dalam berwirausaha di bidang pertanian.

“Selain itu, juga untuk menumbuhkan minat wirausaha generasi muda di bidang pertanian,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Catur Sulistiyanto mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama empat hari , Sabtu (24/27/8)  ini difasilitasi oleh Pusat Pelatihan Managemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Kementan RI.

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa dalam segala bidang usaha terjadi kompetisi yang semakin ketat. Karena itu ia berpesan kepada para peserta Petani muda untuk memiliki cara berpikir strategis, kreatif dan inovatif untuk terjun dan sukses dalam usaha pertanian.

“Karena itu, diperlukan inovasi melalui pemanfaatan teknologi untuk membuat produktivitas pertanian Indonesia semakin meningkat. Tentu saja tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pelatihan dirancang dengan pendekatan pendidikan orang dewasa yang memadukan teori di kelas dan praktik di lapangan. Puluhan peserta dari 10 kota di Jawa tengah meliputi Kudus, Demak, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Tegal, Pekalongan, Blora, Jepara, Kendal, dan Pekalongan. Mereka ini dibekali materi inti mengenai pengembangan usaha agribisnis, potensi pasar, kemitraan dan negosiasi, etika bisnis, promosi produk, hingga strategi pemasaran.

“Untuk pengkayaan materi dihadirkan narasumber dari Universitas Muria Kudus dan kunjungan ke sentra industri Jenang Kudus Mubarokfood,” ujarnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.