Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Draf Naskah Akademik Usulan Gelar Pahlawan Ratu Kalinyamat Rampung

0 105

MURIANEWS.com, Jepara – Draf naskah akademik pengusulan Ratu Kalinyamat menjadi pahlawan nasional, akhirnya berhasil diselesaikan. Pusat Studi Ratu Kalinyamat Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, bersama tim kajian Ratu Kalinyamat Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL), berhasil menyelesaikannya.

Naskah akademik tersebut juga sudah di diskusikan dan dipaparkan di hadapan sejarawan, budayawan, guru sejarah dan tokoh masyarakat.

Ketua Tim Kajian Ratu Kalinyamat, YDBL, Ratno Lukito menyatakan, sejarawan dan arkeolog terlah menyusun draf tersebut. Semua dilakukan guna menegaskan bahwa Ratu Kalinyamat memang nyata.

Langkah ini merupakan upaya untuk kembali mengajukan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat. Pada proposal yang disampaikan pada kesempatan pertama akhirnya gagal, karena tidak berhasil menjawab masalah itu.

“Kali ini, Tim akademik telah bekerja secara ilmiah, keilmuan, bahwa Ratu Kalinyamat itu tokoh historis dan memang nyata adanya,” ujar Ratno.

Dikatakannya, dalam penyusunan draf akademik ini melibatkan tim akademik yang area kerjanya di Jepara dan Jakarta. Di luar itu juga ada upaya-upaya mencari sumber primer di Portugis. Tiga buku klasik dianalisis dan diterjemahkan, hingga bisa digali informasinya.

Buku yang dijadikan sebagai sumber primer diperoleh dari perpustakaan Universitas Lisbon, Portugal. Buku-buku tersebut selama ini menjadi rujukan bagi penulisan sejarah Nusantara oleh penulis-penulis Eropa.

Sementara itu, secara terpisah, Chusnul Hayati, yang merupakan salah satu anggota Tim Kajian, mengaku sudah sejak 1995 melakukan penelitian tentang Ratu Kalinyamat. Dalam penilaiannya, Ratu Kalinyamat memang merupakan tokoh luar biasa.

Sebagai tokoh wanita, sepak terjang Ratu Kalinyamat menurutnya bahkan melebihi apa yang bisa dilakukan oleh RA Kartini. Tokoh satu ini juga berasal dari Jepara dan sudah mendapatkan gelar Pahlawan Nasional dari Pemerintah Indonesia.

“Saya yakin seyakin-yakinnya. Ratu Kalinyamat bukan sekadar tokoh legenda. Tidak hanya menjadi fenomena dalam sastara dan folklore di Jepara. Ratu Kalinyamat bagi saya benar-benar ada,” ujarnya.

Sedangkan Perwakilan YDBL, Edi Hidayat menyatakan, YDBL memfasilitasi pengusulan Ratu Kalinyamat menjadi Pahlawan Nasional dengan harapan agar nilai-nilai kejuangan Ratu Kalinyamat bisa memberi kesejahteraan masyarakat Jepara.

“Ada lima nilai keutamaan pada Ratu Kalinyamat. Yakni, leadership, kewirausahaan, seni-budaya, kesetaraan dan kesatuan dan persatuan bangsa. Lima nilai itu merupakan kontrak masyarakat Jepara dan Indonesia dalam membangun dan membentuk karakter ke Indonesiaan,” jelasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.