Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ibu Rumah Tangga di Kudus Jadi Jaringan Pengedar Sabu LP Kedungpane, Diciduk Polisi Jepara

0 1.315

MURIANEWS.com, Jepara – Enam orang jaringan pengedar narkoba berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Jepara. Dari enam yang ditangkap, satu di antaranya adalah seorang ibu rumah tangga.

Dari penangkapan ini, Polres Jepara berhasil mendapatkan barang bukti sabu-sabu sebanyak 31 gram. Jumlah ini termasuk hasil tangkapan besar.

Sedangkan enam orang yang berhasil ditangkap yakni Ahmad Maulana Ishaqi (21), warga Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Jepara, Heri Kiswanto (24), warga Desa Bakalan, Kalinyamatan, Jepara dan Eko Jarot Sentiko alias Mbilung (33), warga Desa Krasak, Pecangaan, Jepara.

Mereka berhasil ditangkap di Jepara. Sementara yang lainnya masing-masing Sugeng alias Bendol (42) dan Handogo (39) warga Jepara. Dan satu orang lainnya yakni Tri Puji Lestari alias Sinok yang ditangkap di Kabupaten Kudus.

Menurut Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman, ada dua tersangka yang diduga merupakan komplotan pengedar narkoba di Jepara. Tertangkapnya tersangka wanita di Kudus, merupakan hasil dari pengembangan dari penangkapan tersangka di Jepara.

“Penangkapan pertama dilakukan terhadap EJS (33), warga Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan. Kami meringkusnya di gang dekat rumahnya. Pada hari yang sama giliran HK berhasil kami amankan,” ujar AKBP Arif Budiman, Rabu (21/8/2019).

Dari pengembangan yang dilakukan kemudian berhasil ditangkap tersangka AMI, di gang samping makam Mbah Santono Desa Srobyong. Paling akhir penangkapan dilakukan pada Senin (19/8/2019) terhadap HEP (39) di Bangsri.

“Dari pengembangan, atas penangkapan yang terakhir itu, akhirnya mengarah pada seorang wanita warga Kudus. TPL (39) yang merupakan warga Desa Garung Lor, Kaliwungu, Kudus. Ia LPil ditangkap di rumah kontrakannya Jalan Jenderal Sudirman Kudus,” Terangnya.

Dari para tersangka, Polres Jepara mendapatkan barang bukti berupa enam paket sabu-sabu seberat 31 gram, dan beberapa barang lainnya. TPL, yang merupakan ibu rumah tangga mengaku baru 4 bulan mengedarkan sabu. Dari setiap gram sabu yang dijual dirinya mengaku dapat keuntungan Rp 150 ribu.

“Barangnya saya dapatkan dari seseorang yang berada di dalam LP Kedungpane Semarang. Saya sudah sempat menjual sekitar 10 -20 gram,” ujarnya dengan nada pelan, Rabu (21/8/2019).

Pengungkapan kasus ini dilakukan Polres Jepara secara marathon selama 10 hari terakhir. Melalui operasi Antik Candi 2019, penangkapan dilakukan dengan teknik undercover (penyamaran) dan surveilance (pemantauan). Dari kegiatan tersebut berhasil diamankan 31 gram narkotika jenis sabu dan enam tersangka.

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.