Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

KKN Unisnu Ajak Warga Semat Jepara Manfaatkan Pekarangan Rumah

0 77

MURIANEWS.com, Jepara – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unisnu di Desa Semat, Kecamatan Tahunan, Jepara mengajak warga untuk bisa memanfaatkan lahan pekarangannya. Menggandeng Tim Penggerak PKK setempat, mereka mengajak melakukan penanaman pokok cabai.

Kegiatan ini diharapakan bisa menjadikan lahan pekarangan sebagai sumber gizi keluarga. Selama ini, lahan pekarangan warga tidak dimanfaatkan dengan baik. Sehingga lahan yang seharusnya bisa produktif hanya dibiarkan saja.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Semat, Seri Sukapti menyatakan sangat mendukung program kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Unisnu ini. Ia mengaku sebenarnya sudah lama ingin mengajak warga melakukan kegiatan ini.

“Pemanfaatan pekarangan rumah sebagai solusi sumber gizi keluarga dengan menanam aneka ragam sayuran ini perlu digiatkan dan dibudayakan. Kami berharap bantuan dari para mahasiswa ini bisa menumbuhkan niat dari warga,” kata  Seri Sukapti, Rabu (21/8/2019).

Seri Sukapti menyatakan sangat berterima kasih karena mahasiswa Unisnu yang ber-KKN di desanya mau mengajak warganya melakukan sesuatu yang berguna. Kegiatan ini akan terus digalakan melalui kader Dasa Wisma yang berada di masing-masing RT.

Ketua DPL KKN Unisnu di Desa Semat, Siti Aliya menyatakan, pemanfaatan lahan pekarangan juga merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah penyempitan lahan. Saat ini untuk kepentingan pemukiman, lahan untuk bertanam masyarakat menjadi semakin sempit.

“Semakin menyempitnya lahan pertanian di sisi lain membuat berkurangnya hasil pertanian dan pangan. Masyarakat harus cerdas menyikapi hal ini. Memanfaatkan lahan pekarangan sebenarnya bukan hal baru. Tapi selama ini praktik di masyarakat masih lemah,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Mahasiswa Unisnu Di Desa Semat,  Kholidah Munasti menyatakan dalam kegiatan ini pihaknya mencoba mengajak untuk membudidayakan cabai. Saat ini, cabai dan sayur mayur kadang mengalami kenaikan harga signifikan.

Dengan menanam sendiri, masyarakat diharapkan tdak lagi terlalu bergantung dengan ketersediaan yang ada di pasar. Memanfaatkan pekarangan rumah adalah salah satu hal yang bisa dilakukan.

“Dengan kemajuan teknologi seperti saat ini masyarakat bisa menggunakan media tanam hydroponik. Namun untuk membuatnya masyarakat belum sepenuhnya paham,” terangnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.