Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Oven Kayu di Kedung Cino Jepara Terbakar, Pemilik Rugi Rp 80 Juta

0 241

MURIANEWS.com, Jepara – Bencana kebakaran semakin menjadi momok di Kabupaten Jepara. Pada Selasa (20/8/2019) malam, kebakaran menghabiskan bangunan oven kayu milik Najamudin, warga Desa Kedung Cino, Jepara.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran di Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Jepara, Surana menyatakan, kebakaran tersebut terjadi pada sekitar jam 18.00 WIB. Api diduga berasal dari terlalu tingginya suhu yang terjadi di dalam oven kayu tersebut.

Pihaknya mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan tambahan mobil tangki penyuplai air. Selama hampir sekitar 3 jam, usaha pemadaman akhirnya berhasil dilakukan. Namun sebagian besar bangunan open kayu tidak bisa diselamatkan.

“Api cepat sekali membesar. Dugaan sementara karena memang suhu dalam ruangan oven terlalu tinggi. Petugas kontrolnya mungkin kurang waspada sehingga suhu yang terlalu tinggi itu tidak saja mengeringkan tapi justru membakar kayu,” ujar Surana, Rabu (21/8/2019) pagi.

Dampak kerugian dari kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 80 juta. Sejumlah kayu yang dikeringkan habis terbakar. Beruntung kejadian ini tidak merembet ke pemukiman warga. Sehingga kerugian tidak berkembang lebih jauh.

Sebelumnya, pada hari yang sama, sejak siang Pemadam Kebakaran Jepara juga harus berjibaku memadamkan api. Kebakaran lahan terjadi di Kebun Bambu milik Khotimah warga Desa Teluk Wetan, Welahan, Jepara.

Meski kejadiannnya sejak siang hari, tim Pemadam Kebakaran Pemkab Jepara baru bisa mengatasinya sampai malam hari. Kebakaran ini diduga akibat pembakaran sampah yang dilakukan oleh warga.

“Dari dua kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Namun kami harus melakukan kerja ekstra sepanjang hari kemarin. Kami mohon warga untuk selalu waspada soal kebakaran seperti ini,” tambah Surana.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali MuntohA

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.