Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Soal Penimbunan Garam Impor Tiba-Tiba Mencuat dalam Rapat Paripurna DPRD Pati

0 122

MURIANEWS.com, Pati – Persoalan adanya penimbunan garam impor yang dilakukan oleh CV Anugrah Sinar Laut (ASL) di Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Pati, tiba tiba mencuat dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Pati, Selasa (20/8/2019).

Rapat tersebut sejatinya adalah membahas tentang pandangan umum fraksi terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun 2019. Namun, Fraksi Gerindra tiba-tiba menyoal garam impor tersebut.

Disinyalir, CV ASL masih beroperasi setelah Komisi B DPRD Pati meminta agar Izin perusahaan garam Impor itu dicabut. Mengingat, keberadaannya sangat mengancam produksi garam lokal.

Bahkan, pada saat pendirian CV ASL itu sebelumnya tidak ada persetujuan dari warga Langgenharjo. Dewan mempertanyakan bagaimana pabrik itu tetap berdiri dan beroperasi.

“Garam impor sangat mengancam petani lokal. Harga garam turun tajam bahkan tidak laku dijual,” ungkap Noor Laila juru bicara Fraksi Gerindra.

Baca juga:

Yang menjadi pertanyaan besar Fraksi Gerindra yakni CV ASL justru mendapatkan reward dari Pemkab Pati. Padahal menurut Laila, aktivitas perusahaan itu sudah sangat mengancam keberadaan petani garam lokal.

“Ironisnya investor yang mendatangkan garam impor atas nama CV ASL justru mendapat reward dari Pemkab Pati,” ujar Noor Laila.

Dirinya juga meminta agar Bupati Pati Haryanto memberikan pwnjelasan terkait keberadaan CV ASL di Desa Langgenharjo tersebut.

Sementara berbagai pertanyaan dari masing-masing fraksi, akan ditanggapi oleh bupati Pati dalam rapat paripurna selanjutnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.