Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

86 Warga Binaan Rutan IIB Kudus Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

0 77

MURIANEWS.com, Kudus – Sebanyak 86 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan IIB Kudus mendapat remisi  HUT ke-74 Republik Indonesia 2019. Penyerahan remisi, diserahkan langsung oleh Plt Bupati Kudus HM Hartopo di Alun-alun Simpang Tujuh, Sabtu (17/8/2019) pagi.

Penyerahan, diserahkan secara simbolis kepada dua orang WBP usai melakukan upacara bendera HUT Ke-74 Republik Indonesia.

Kepala Sub Bidang Pelayanan Tahanan Rutan Kudus Eko Budihartanto mengatakan, pemilihan 86 WBP yang diusulkan adalah dari pemantauan tingkah laku dan lamanya masa tahanan warga binaan pemasyarakatan.

“Ada beberapa pertimbangan yang melatarbelakangi,” ucapnya.

Warga binaan yang berkelakuan baik adalah, WBP yang tidak pernah diberi dan menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Terhitung dari tanggal saat diberi remisi.

“Bisa juga selama menjalani masa hukuman tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin,” ucapnya.

Selain itu, warga binaan yang diusulkan juga telah dicap baik daan telah menjalankan semua kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak rutan. Mulai dari kegiatan harian, hingga kegiatan tambahan seperti kegiatan keagamaan.

Sedang terkait lamanya masa tahanan, warga binaan yang diusulkan mendapat remisi haruslah menyelesaikan separuh lebih dari masa hukumannya. Sebagai contoh, jika satu warga binaan di vonis 1 tahun, maka 7 bulan masa hukumannya telah dijalani, dan tanpa mendapatkan hukuman disiplin.

“WBP yang diajukan harus telah menjalani masa hukuman lebih dari 6 bulan,” ucapnya.

Sedang untuk jumlah penghuni Rutan Kudus hingga kini, (17/8/2019) tercatat sebanyak 190 orang. Dengan rincian, sebanyak 118 merupakan warga binaan pemasyarakata dan 72 orang merupakan tahanan.

“Laki-laki sebanyak 185 orang, sedangkan perempuan lima orang, tiga di antaranya berstatus tahanan,”  lanjutnya.

Sedang terkait penyerahan yang dilaksanakan di alun-alun, Eko menjelaskan hanya mengikuti agenda dari Pemerintah Kabupaten Kudus. Kegiatan penyerahan di luar Rutan bukan pertama kali ini dilaksanakan pihaknya..

“Dulu juga pernah, tapi sudah lama,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.