Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Undip Semarang Ajari Peternak di Kudus Buat Jamu Kalkun dari Limbah Pertanian

MURIANEWS.com, Kudus – Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP Semarang memberikan pelatihan membuat jamu sebagai suplemen ayam kalkun. Uniknya, jamu kalkun melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan limbah pertanian sebagai pakat alternatif terintegrasi zero waste.

Ketua Pelaksana Cahya Setya Utama mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan pengetahuan dan ketrampilan para peternak kalkun di Desa Undaan Tengah. Kegiatan ini terselenggara dengan adanya program penguatan komoditi unggulan masyarakat (PKUM).

“Kegiatan ini mengambil tema peningkatan kesejahteraan peternak kalkun melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan limbah pertanian sebagai pakan alternatif terintegrasi zero waste,” katanya, Jumat (16/8/2019).

Ia mengatakan, pemberian fitobiotik (jamu kalkun) memberikan efek menguntungkan. Di antaranya pengurangan kemampuan mikroorganisme patogen dalam memproduksi toksin, menstimuli enzim pencernaan serta dihasilkannya vitamin dan substansi antimikrobial sehingga meningkatkan status kesehatan ternak.

“Pelatihan dilaksanakan dengan disertai praktek pembuatan  fitobiotik (jamu kalkun),” katanya.

Ada beberapa bahan yang digunakan untuk membuat jamu kalkun. Di antaranya rempah-rempah lokal seperti bawang putih, kencur, temu lawak, temu ireng, kunir, lengkuas, jahe, daun sirih dll.  Semua bahan dihaluskan dan difermentasi selama 6 hari dalam wadah tertutup.

“Baru kemudian bisa untuk digunakan,” katanya.

Lebih lanjut, kegiatan ini upaya untuk mentransfer teknologi pemberian fitobiotik (Jamu Ternak). Dengan demikan nantinya dapat menggantikan penggunaan antibiotik pada ternak kalkun.

“Sehingga dapat dipastikan daging kalkun akan lebih lezat dan tanpa residu antibiotik,” bebernya.

Selain itu kegiatan ini juga untuk memperbaiki pola pemberian pakan yang berkualitas. Pengolahan limbah kotoran kalkun untuk dimanfaatkan sebagai pupuk maupun pakan ternak lainnya seperti sapi atau domba.

Sementara itu, Didik Prabowo selaku ketua semarak kalkun kudus (SKK) menyambut baik kegiatan tersebut. Ia  berharap Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP selalu mendampingi dan memberikan informasi yang up to date tentang budidaya kalkun.

“Sehingga kemajuan peternakan kalkun di Kabupaten Kudus dapat terwujud. Semoga dengan adanya interaksi peternak dan perguruan tinggi dapat menambah pendapatan masyarakat khususnya peternak kalkun,” tambahnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...