Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Besok Warga Bisa Naik Kereta Prameks Tanpa Bayar Alias Gratis

0 403

MURIANEWS.com, Solo – Masyarakat berada di daerah Solo dan Yogyakarta bisa menikmati Kereta Api (KA) Prameks relasi Kutoarjo-Solo secara gratis. Pasalnya, PT KAI memberlakukan tiket Rp 0 atau gratis untuk perjalanan menggunakan KA Prameks pergi-pulang.

Namun kebijakan tiket gratis ini hanya berlaku untuk hari Sabtu (17/8/2019) besok. Kebijakan ini diambil PT KAI untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto mengatakan, kebijakan ini diambil oleh pimpinan PT KAI. Dalam program ini PT KAI menggratiskan tiket KA lokal atau komuter bersubsidi dan KA perintis, salah satunya KA Prameks.

Tiket dengan harga Rp 0 alias gratis ini hanya berlaku pada hari Sabtu, tanggal 17 Agustus 2019,” katanya.

Meski gratis menurut dia, penumpang tetap harus membawa tiket untuk memanfaatkan kereta ini. Menurut dia, tiket gratis ini bisa didapatkan di loket stasiun keberangkatan.

”Bisa dipatkan di loket stasiun keberangkatan secara ‘go-show’ mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan KA Prameks,” ujarnya.

Tiket gratis yang disediakan sesuai dengan kapasitas maksimum masing-masing kereta api. Sementara calon penumpang yang telah jauh hari membeli tiket untuk keberangkatan tanggal 17 Agustus dengan harga normal bisa melakukan refund  di stasiun kedatangan.

“Maksimal tiga hari sejak kedatangan KA. Syarat untuk mengambul pengembalian bea tiket, yakni menunjukkan tiket atau ‘boarding pass’ atau ‘e-boarding pass’ kepada petugas di stasiun kedatangan,” terangnya.

Kendati menggratiskan tiket KA lokal/komuter dan KA perintis pada tanggal 17 Agustus 2019, dia mengatakan PT KAI tetap mengutamakan keselamatan maupun keamanan perjalanan KA beserta penumpang dan barang yang diangkutnya.

Ia menyebut, penggratisan tiket kereta lokal ini juga sebagai sarana untuk sosialisasi gerakan menggunakan transportasi massal kereta api.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.