Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Parpol Gurem Gabungan Jadi 2, DPRD Jepara Akhirnya Diisi 8 Fraksi

0 209

MURIANEWS.com, Jepara – DPRD Jepara yang baru, akhirnya berhasil mencapai keputusan pertama, Kamis (15/8/2019). Dalam Rapat Paripurna Pembentukan Fraksi, mereka mencapai kesepakatan membentuk delapan fraksi.

Wakil Ketua Sementara DPRD Jepara, Junarso menyatakan, partai dengan suara banyak langsung membentuk fraksi sendiri. Mereka yakni Fraksi PPP (10 kursi), Fraksi PDI P (8), Fraksi Nasdem (7), Fraksi PKB (6), Fraksi Gerindra (5), Fraksi Golkar (4).

Sementara parpol-parpol dengan perolehan kursi minoritas (gurem) membentuk dua fraksi. Fraksi tersebut adalah Fraksi DKBH (Demokrat, PKS, Berkarya, Hanura) dengan 6 kursi dan Fraksi Amanat Persatuan Indonesia (PAN dan Perindo) dengan 4 kursi.

“DPRD Jepara telah menetapkan jumlah fraksi yang ada sebanyak 8 fraksi. Selanjutnya fraksi-fraski ini sudah harus melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang ada,” ujar Junarso.

Pada Kamis (15/8/2019), DPRD Jepara juga berhasil membentuk Panita Khusus (Pansus) pembahasan Tata Tertib DPRD Jepara. Terpilih sebagai Ketua Pansus adalah Imam Zusdi Gozali (FPPP) dan Sutrisno (FPDIP). Selanjutnya DPRD Jepara akan segera membahas tata tertib, sebelum membentuk pimpinan definitif.

Terpisah, Ketua DPC Demokrat Jepara, M. Latifun menyatakan puas dengan hasil pembentukan fraksi-fraksi yang sudah ditetapkan. Demokrat bersama dengan parpol lain yang tergabung sebelumnya sudah solid untuk membentuk satu fraksi.

“Kami sudah sepakat membentuk satu fraksi sendiri bersama rekan-rekan dari parpol lain. Sudah solid sejak jauh hari. Hari ini tentu kami puas dan bersyukur, rencana awal kami terlaksana,” ujar Latifun.

Sementara itu, kubu PDIP Jepara, yang sebelumnya berharap bisa menarik Perindo untuk bergabung, akhirnya tidak kesampaian. Ketua DPC PDI P Jepara, Andang Wahyu Triyanto menyatakan tidak ada masalah. Pihaknya menghormati sikap Perindo tentang hal ini.

PDI P sendiri sebenarnya tidak ada persoalan, karena sudah mencukupi untuk membuat fraksi tersediri secara mandiri. Karena Perindo memilih bergabung dengan PAN, maka pihaknya juga tidak bisa memaksa.

“Saya kira dalam politik hal seperti ini biasa saja. Perindo tetap kami hormati dengan keputusanya. PDI P Jepara toh tetap bisa membuat fraksi sendiri. Jadi tidak ada masalah,” tegas Andang.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.