Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Soal Politik Uang, Bawaslu Kudus: Sulitnya Bukan Main

MURIANEWS.com, Kudus – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kudus akui penanganan kasus dugaan money politik saat pemilu 2019 sulitnya bukan main. Hal ini diungkapkan Komisioner Bawaslu Kudus Bahrudin saat menghadiri acara evaluasi fasilitasi kampanye pemilihan umum tahun 2019 di Hotel @Hom, Kamis (15/8/2019).

Bahrudin mengatakan terkait kasus dugaan money politik saat pelaksanaan pemilu 2019 penindakannya terbilang sulit. Padahal, Bawaslu jelas melakukan penindakaan penangkapan terhadap seorang yang diduga membagikan uang kepada masyarakat.

“Untuk politik uang memang sulitnya bukan main,” ungkapnya.

Ia mengatakan, ada beberapa ketentuan yang menyebabkan dugaan kasus politik uang tidak bisa ditindaklanjuti ke ranah pidana. Di antaranya unsur formil tidak terpenuhi. Sehingga untuk memenuhi unsur telah melakukan penindakan politik uang tidak bisa dibuktikan.

“Kita kemarin melakukan OTT, tapi unsur formil tidak terpenuhi. Kegiatan indikasinya ada. Tapi unsur untuk memenuhi itu sulit. Harus ada kajian hingga bisa ke tingkat penyidikan. Ketika sampai akhir, ternyata alat buktinya kurang. Unsurnya tidak terpenuhi,” ungkapnya.

Senada juga diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Rismanto yang tergabung dalam Gakkumdu bersama Bawaslu dan Kejaksanaan negeri Kudus. Menurutnya, penanganan untuk penyidikan kasus politik uang terbilang sulit.

“Kemarin ada penangkapan politik uang. Itu di koran HL, halaman pertama. Setelah dibahas kami ndak bisa melanjutkan. Karena ndak cukup bukti,” jelasnya.

Ia mengatakan, apalagi dalam kasus tersebut hubungan antara caleg dan membawa uang tidak ada keterkaitan. Sementara warga yang membawa uang juga tidak terdaftar pada tim kampanye yang didaftarkan di KPU.

“Sehingga susah juga,” katanya.

Untuk itu, Rismanto berharap kedepan pelaksanaan pemilu jangan ada sampai di kotori. Apalagi, adanya politik uang.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...