MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

TP4D Kejari Grobogan Ikut Pelototi Pelaksanaan Pembangunan Taman Kuliner dan Revolusi Mental

0 109

MURIANEWS.com, Grobogan – Sejumlah anggota Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Grobogan ikut melangsungkan pemeriksaan lapangan terkait pembangunan Taman Kuliner dan Revolusi Mental (TKRM) Purwodadi, Senin (12/8/2019). Ikut mendampingi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan Nugroho Agus Prastowo, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), konsultan pengawas, dan rekanan pelaksana.

Menurut Agus, progres pekerjaan pembangunan TKRM saat ini sudah berkisar 48 persen. Dari pihak pelaksana selanjutnya mengajukan pencairan termin tahap I. Sebelum pengajuan pencairan ini disetujui, terlebih dulu perlu dilakukan pemeriksaan lapangan untuk memastikan progres pekerjaan sudah sesuai laporan atau belum.

“Dalam pemeriksaan ini, juga ada keikutsertaan dari tim TP4D serta inspektorat. Kami minta jika menemukan sesuatu yang kurang pas dalam pemeriksaan supaya disampaikan saja. Dengan demikian, apa yang terlihat kurang itu bisa langsung diperbaiki oleh rekanan atau pelaksananya,” tegas Agus.

Agus mengatakan, TKRM semula memang berkonsep taman atau ruang publik. Namun, setelah ada koordinasi dengan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindah) terkait relokasi PKL, desainnya mengalami perubahan.

‘’Semula konsepnya memang taman untuk memenuhi ruang terbuka hijau. Setelah ada Disperindag berkoordinasi, kami pun memodifikasi dan menyesuaikan desain yang sudah ada. Jadi, kami tidak bisa mengubahnya 100 persen,” jelasnya.

Proyek perkerjaan pembangunan TKRM tersebut dibiayai dana APBD 2019 senilai Rp 4,9 miliar. Paket pekerjaan tersebut dikerjakan CV Kusuma dari Kota Semarang.

“Dalam desain pekerjaan, taman tersebut rencananya dilengkapi 140 kios untuk menampung PKL. Di sebelah selatannya juga sudah dibangun shelter PKL yang dikerjakan Dinas Koperasi dan UMKM menggunakan bantuan dana dari Kementrian Koperasi,” sambungnya.

Sementara itu, PPTK Pembangunan TKRM Gunawan Widyanto menambahkan, meski pembangunan ditargetkan selesai pada 23 Oktober 2019, namun PKL belum bisa menempati lokasi tersebut. TKRM baru bisa siap ditempati PKL direncanakan pertengahan Desember mendatang.

Sebab, pekerjaan TKRM tersebut belum termasuk penataan drainase di sisi luar, dan pemasangan paving untuk area parkir. Menurut Gunawan, paket tersebut baru dianggarkan pada APBD Perubahan 2019.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.