Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Diselimuti Daster, Bayi Lucu Ini Dibuang Orang Tuanya di Pinggir Sungai di Pati

0 2.973

MURIANEWS.com, Pati – Seorang jabang bayi yang diduga baru lahir, diketahui ditemukan warga di pinggir sungai Dukuh Sering RT 07 RW 04 Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Pati Minggu (11/8/2019) malam tadi. Diduga, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut dibuang oleh orang tuanya lantaran terlahir dari hubungan tanpa nikah.

Saat ditemukan, bayi malang tersebut dalam kondisi tengkurap dan menangis. Bayi itu ditutup dengan daster dan beberapa pakaian.

Kapolsek Kayen AKP Tejo Pramono mengatakan, penemuan bayi itu diketahui sekitar pukul 21.00 WIB. Pada saat itu, Karsiti (40) dan Saifun (47) warga yang rumahnya berjarak 100 meter dari lokasi penemuan bayi tengah santai di depan rumah.

Tiba-tiba, keduanya dikejutkan dengan suara mendengarbayi yang berasal dari pinggir Sungai Sering. Merasa penasaran, Karsiti dan Saifun mencari sumber suara tangisan bayi tersebut.

Bayi sedang dievakuasi dari pinggir sungai. (MURIANEWS.com/Cholis Anwar)

Setelah dicari, ternyata di pinggir Sungai Sering ada seorang bayi laki-laki yang tergeletak dan tengkurap di atas akar kayu.

“Saat ditemukan, bayi tersebut dibungkus dengan menggunakan sebuah daster warna putih motif bunga warna biru dan kaus berkerah merk Osella warna kombinasi bergaris merah bergaris putih, biru muda dan biru tua,” katanya.

Kemudian, Karsiti dan Saifun memgangkat bayi itu dan membawa pulang ke rumah. Mengingat, bayi masih hidup dan tidak ditemukan adanya luka.

“Ciri-ciri bayi, panjang 33 cm, berat badan 2,1 Kg,” imbuhnya.

Baca juga:

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Bayi kemudian dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan di rumah sakit.

Saat ini pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku pembuangan bayi tersebut.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.