Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemain Persiku Diminta Jaga Performa

0 127

MURIANEWS.com, Kudus – Pelatih Persiku Subangkit, mengharapkan anak asuhnya untuk  pertahankan konsistensi permainan jelang akhir laga penyisihan Kompetisi Liga 3 Jawa Tengah 2019. Performa maksimal diperlukan agar tim lolos dapat fase grup dan melangkah ke level berikutnya.

“Konsistensi permainan dibutuhkan,” ucapnya.

Apalagi, Persiku masih menyisakan dua laga pada babak penyisihan. Yakni menjamu Persibangga (14/8/2019) dan bertandang ke tuan rumah BR USM (Rabu 21/8/2019) mendatang. “Dua laga tersebut akan kita coba untuk sapu bersih,” lanjutnya.

Secara umum, beberapa pemain dirasa sudah tampil konsisten pada laga tandang maupun kandang. Mereka nyaris tidak terusik dengan dinamika di lapangan dan tetap bermain sekuat tenaga demi meraih poin penting.

“Ada beberapa pemain yang memang seperti itu,” katanya.

Walu demikian, Bangkit tak memungkiri masih ada beberapa pemain yang butuh sentuhan motivasi. Dibeberapa pertandingan penampilan mereka sangat impresif, namun di laga lainnya sedikit mengendor.

“Mereka yang seperti ini butuh motivasi lebih,” lanjutnya.

Baik laga tandang maupun kandang, perfoma pemain seharusnya harus sama baiknya. Namun tekanan dan dinamika dilapangan tak bisa seluruhnya diredam untuk tidak diperdulikan. Beberapa pemain sangat memunginkan terpengaruh dan berdampak pada performa di lapangan.

“Seperti teror suporter lawan. Faktor tersebut menjadi faktor luar teknis, kami akan terus memperbaikinya,”

Momen jelang laga pun dimaksimalkan pihaknya. Baik tim pelatih maupun managemen selalu memberi motivasi agar pemain menampilan permainan terbaiknya. Motivasi diperlukan untuk menjaga semangat mereka agar berperforma di lapangan.

“Motivasi juga penting untuk mendukung skill dan teknis mereka,” katanya.

Pihaknya pun berharap dan meyakini Ahmad Farid Fauzi bersama rekan-rekannya dapat menuntaskan fase grup. Kerja keras dan kekompakan tim adalah kuncinya. Dengan begitu semua target dapat direalisasikan. “Mereka pasti bisa masuk ke putaran sel anjutnya,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.