Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hartopo Akan Evaluasi Dewan Pengawas Eksternal di RSUD Kudus, Ini Alasannya

MURIANEWS.com, Kudus – Pasca-OTT Bupati Kudus (nonaktif) HM Tamzil oleh KPK pekan kemarin, Plt Bupati Kudus HM Hartopo terus melakukan pembenahan di pemerintahan kabupaten Kudus.

Terbaru, Hartopo akan kembali melakukan evaluasi terkait dewan pengawas eksternal RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Hal ini karena dua di antara lima anggota dewan pengawas tersebut tidak memenuhi kriteria perundangan.

Hartopo mengatakan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi terhadap dewan pengawas eksternal RSUD. Lantaran tidak sesuai dengan latar pendidikan dan sesuai dengan perundangan.

“Dan memang kemarin ini kan tidak sesuai dengan latar pendidikan dan regulasi yang ada. Kita pun akan berkoordinasi dan akan mengevaluasi hal tersebut,” terangnya.

Ia mengatakan, dewan pengawas yang sebelum ditunjuk oleh Bupati Kudus (nonaktif) HM Tamzil ada lima orang. Di antaranya Asisten Administrasi Masut, Kepala BPKAD Eko Djumartono, Asisten Keuangan Ali Rifai, dan dua orang dari eksternal pemerintahan, yaitu Subagyo Reban dan Agus Aji Satrio.

“Dewan pengawas ini kan harus sesuai dengan regulasi. Ada empat yang membidangi. Satu profesi bisa dari luar. Nah yang dari luar ini harus sesuai dengan latar belakang dan latar pendidikannya. Kemarin kan tidak,” katanya.

Hal ini pun tertuang dalam Permendagri 79/2018. Dalam ketentuan tersebut, dewan pengawas RSUD yang berjumlah lima orang semestinya terdiri dari dua orang pejabat SKPD yang membidangi BLUD, dua orang pejabat SKPD yang membidangi keuangan dan satu orang dari tenaga ahli yang sesuai dengan kegiatan RSUD.

“Nah kemarin ada dua. Seharusnya kan satu. Satu ini yang sesuai dengan dewan pengawas,” ungkapnya.

Untuk itu, Hartopo pun akan mengevaluasi hal tersebut. Sehingga dewas pengawas sesuai dengan regulasi dan peraturan yang ada.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...