Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Keroyok dan Rampas Uang Jutaan Rupiah saat COD, 3 Pemuda Ini Diringkus Polisi

MURIANEWS.com, Kudus – Berkedok Cash on delivery (COD) sepeda gunung,  tiga pemuda asal Demak dan Jepara ini terpaksa berurusan dengan polisi. Itu terjadi setelah ketiganya mengeroyok Noor Sidik (54) warga Kaliwungu Kudus di Jalan Lingkar Utara, Jetak, Kaliwungu, Kudus pada 24 Mei 2019 lalu hingga kritis. Tak hanya itu, mereka juga merampas uang sebesar Rp lima juta dan satu buah handphone merk samsung.

Ketiga tersangka adalah Solekul (34) warga Pilangrejo, Kecamatan Wonosalam, Demak, Handa Saiful (25) warga Peecangaan Wetan, Kecamatan  Pecangaan, Jepara, dan DA (16) warga Demak yang ternyata masih di bawah umur dan kini telah ditempatkan di Lapas Anak Pati.

Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Rismanto menjelaskan, baik korban maupun tersangka tidak pernah saling kenal sebelumnya. Mereka, berkenalan setelah berada dalam satu grup media sosial jual beli.

Tiba-tiba korban mendapat panggilan dari nomor tak dikenal sebanyak dua kali menawarkan sepeda gunung. Pada panggilan yang pertama, korban tidak tertarik dan tidak menyepakati adanya pertemuan.

“Baru saat panggilan kedua, korban sedikit tertarik. Mereka lantas sepakat untuk bertemu di lokasi,” lanjutnya.

Di lokasi, Handa, Solekul, dan DA sudah siap untuk beraksi. Ketika datang, Noor langsung berbincang dengan Handa terkait keberadaan sepeda gunung yang dijual. Tak sampai di jawab, Solekul langsung memukul kepala korban dengan balok kayu hinga tersungkur.

“Kemudian DA ikut memukul kepala korban dengan batu bata,” sambungnya.

Pemukulan terjadi di bagian kepala dan menyebabkan korban dirawat di ICU hingga 2 mingu lebih. Korban juga mendapatkan puluhan jahitan di kepala bagian samping, atau dekat dengan telinga korban.

“Hingga kini korban sedang dalam proses penyembuhan traumatik,” ungkap Rismanto.

Akbiat perbuatannya, para pelaku akan dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Dengan pertimbangan, tindakan pelaku membuat korban luka berat.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...