Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Residivis Pembobol Toko Diringkus Polres Kudus, Satu Kedapatan Pakai Sabu

MURIANEWS.com, Kudus – Empat residivis pembobol toko dicokok Polres Kudus pasca beraksi di sebuah gudang penyimpanan ban di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati Kudus, 22 Juli 2019 lalu. Total empat ban truk dan enam ban dalam berhasil mereka gondol pada saat kejadian.

Mereka adalah Agus Minarto warga Desa Payaman, Kudus, Jamiun warga Desa Agungmulyo Pati, Joko Prasetyo warga Desa Gulang, Kudus, dan Sukarno warga Juana, Pati yang hingga kini masih dilakukan pengejaran.

Wakapolres Kudus, Kompol Billy Andha Hildiario Budiman mengatakan, empat orang pembobol merupakan residivis yang telah membobol berbagai toko dan gudang diseputaran Kota Kretek. Mereka juga beraksi di seputaran pantura timur.

“Di mana saja masih kita dalami,” ucapnya saat gelar perkara Polres Kudus, Kamis (8/8/2019) siang.

Ban hasil curian merupakan ban baru yang akan dipergunakan Suyatno (sopir truk) pada truk yang ia kemudikan. Ban, sementara ditipkan di bengkel milik Sutamin pada tanggal 19 Juli 2019 lalu. “Ban secara keseluruhan merupakan ban baru yang siap pasang,” jelas Billy.

Nahas, Senin (22/7/2019) lalu, saat Tamin hendak memasang ban, ia mendapati pintu bengkelnya telah di jebol. Seluruh ban baru yang berada dalam gudang pun raib tak bersisa. “Jumlah nominal ban sendiri diperkirakan mencapai Rp 38,9 juta,” sambung Billy.

Pasca-pembobolan, unit reskrim pun dikerahkan guna melacak keempat pelaku. Setelah mendapat informasi yang akurat, petugas mengamankan ketiga tersangka di Juana, Kabupaten Pati. “Hanya, Sukarno yang kini masih buron,” lanjutnya.

Dari tangan para pelaku, Polisi berhasil mengamankan empat buah ban luar turuk, lima buah ban dalam truk, satu buah gunting besar pembobol gembok, satu buah linggis, dan satu pasang plat nomor palsu.

“Ini akan kami jadikan barang bukti,” ucapnya.

Akibat perbuatanya, mereka akan dikenakan pasal 480 dan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara dan tujuh tahun penjara. “Mereka akan diberatkan dua pasal tersebut,” tandasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Rismanto menambahkan, dari tangan pelaku, polisi juga menemukan 1 gram sabu. Sabu, merupakan milik Jamiun. Ia mengaku mendapatkannya dari seorang warga di Pati. Dia menebus benda haram tersebut dengan harga Rp 300 ribu per seperempat gram.

“Kemungkinan besar akan  ditambahi penekanan pasalnya,” tandas Rismanto.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...