Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Surat Fajar ke Ganjar Viral, Kisah Siswa Miskin di SMKN Jateng yang Bertekat Naikkan Haji Ibunya

0 467

MURIANEWS.com, Semarang – Surat bertulis tangan dari seorang siswa baru di SMKN Jateng di Semarang, mendadak viral. Surat berisi ungkapan hati dan rasa terimakasih bisa sekolah gratis ini menjadi perhatian setelah diunggah oleh akun Instagram Gubernur Jateng Ganjar Pranowo @ganjar_pranowo dan twitter @ganjarpranowo.

Surat tersebut ditulis oleh Fajar Jaka Surya, yang berasal dari Petarukan, Kabupaten Pemalang. Surat itu memang ditujukan kepada Ganjar. Fajar menyebut, itu merupakan pesan dari ibunya.

Isi surat yang mengisahkan tentang kondisi keluarganya yang serba prihatin, dan keinginan kuatnya untuk memberangkatkan haji ibunya bikin netizen mencucurkan air mata.

Fajar menulis, bahwa ia adalah anak dari keluarga miskin. Ibunya menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga, setelah sang ayah meninggal saat ia masih kelas 1 SD.

Ibunya harus mengurus nenek dan kakaknya yang sakit-sakitan, serta adiknya yang masih duduk di bangku SMP. Namun ibunya itu hanya bekerja sebagai buruh tenun.

”Saya kasihan pada ibu karena beliau yang menjadi tulang punggung keluarga. Padahal gaji ibu hanya Rp 23 ribu per minggu,” tulisnya dalam surat itu.

Saat ia masih SMP, Fajar ikut membantu ibunya mencari nafkah. Yakni dari imbalan menjadi guru ngaji anak-anak di sekitar kampungnya. Namun sekarang, ia tak lagi bisa membantu.

Karena Fajar kini menjalani pendidikan di SMKN Jateng. Ia tinggal di asrama sekolah itu, yang ada di Kota Semarang, sehingga jauh dari ibunya.

Namun justru dari sinilah ia dan keluarganya merasa sangat bersyukur. Pasalnya, Fajar bisa sekolah tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun. Seluruh kebutuhan hidup dan sekolah dipenuhi oleh pemerintah.

Dari sinilah Fajar memberanikan diri mengirim surat ke gubernur. Tujuannya untuk menyampaiakan pesan ibunya. Pesan itu berupa ucapan terimakasih langsung kepada Ganjar. Sebab jika tak ada SMK Negeri Jateng yang digagas Ganjar, tak mungkin lah anaknya bisa melanjutkan sekolah.

Fajar menulis surat karena hanya dengan sarana konvensional itulah ia berpeluang menyapa Ganjar. Ia juga tak bisa mengirim WA ataupun inbok ke medsosnya Ganjar, karena HP dilarang di asrama maupun sekolahnya.

“Kemarin ketika Pak Ganjar datang ke sekolah bareng ibu Wakil Gubernur Lampung, saya pengin banget mengucapkan tapi kami tidak boleh keluar.  Akhirnya saya hanya bisa menulis surat dan menitipkan pada pak guru. Semoga suratnya sampai di tangan jenengan,” kata Fajar dalam suratnya.

Fajar juga meminta doa kepada Ganjar agar dirinya bisa lancar belajar di SMKN Jateng sampai lulus. Selain itu ia juga meminta doa agar ibunya diberi kelancaran rezeki.

Tak hanya itu, ia juga meminta doa kepada Ganjar agar cita-cita Fajar terkabul. Cita-citanya ingin membahagiakan ibunya dengan memberangkatkan haji.

”Terimakasih Pak Ganjar, semoga setelah lulus saya diterima di perusahaan besar dan membahagiakan ibu. Suatu saat saya bisa membangun/memiliki bengkel mobil dan karyawan serta bisa menaikkan haji ibu,” tulisnya.

Ungkapan Fajar tentang keluarga dan perjuangan ibunya itu pun membuat ribuan follower Ganjar menaruh simpati. Di Instagram misalnya, sejak postingan itu diunggah pada Rabu (7/8/2019) telah disukai 61.612 netizen dan mendapat 2.568 komentar.

Ganjar sendiri sesuai narasi postingannya nampak trenyuh. Pria berambut putih itu mengatakan dirinya berlama-lama membaca surat sembari membayangkan sosok ibu Fajar.

“Saya baca semalam, sengaja berlama-lama, sembari membayangkan ibunya Fajar tersenyum di rumahnya yang sederhana. Terimakasih Fajar, semoga apa yang kamu cita-citakan terlaksana,” kata Ganjar.

 

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.