Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dinas Pertanian dan Pangan Pastikan Hewan Kurban di Kudus Aman dari Penyakit

MURIANEWS.com, Kudus – Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kudus memastikan ribuan hewan kurban di Kota Kretek bebas dari penyakit ternak. Pengecekan sekaligus pelabelan hewan sehat pun hingga kini terus dilakukan.

Kepala Bidang Peternakan pada  Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kudus Indriatmoko memastikan pelabelan dan pengecekan akan terus berjalan. Meskipun, sejak April hingga dua minggu lalu telah dilakukan pengobatan pada hewan ternak yang sakit atau terluka.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menghindari adanya penyakit pada hewan kurban,” ucapnya di sela pengecekan di Pasar Hewan, Desa Gulang, Kecamatan Mejobo Kudus, Kamis (8/8/2019) pagi.

Kasi produksi dan kesehatan hewan Sidi Purnomo menyatakan pengecekan hingga kini telah dilakukan di beberapa lokasi. Di antaranya di peternakan Panjang, Kalirejo, dan beberapa lokasi di Kaliwungu.

“Sudah ada sekitar seribuan ekor yang kami cek,” ucapnya.

Pengecekan pada hewan qurban meliputi kesehatan mata, telinga, kulit, hidung, mulut, dan fisik dari hewan kurban. Pengecekan berlaku untuk semua jenis hewan kurban. Seperti sapi, kerbau, domba, dan kambing. “Pengecekannya sama di semua hewan ternak,” lanjutnya.

Hingga kini, belum ditemukan sapi, kerbau, ataupun kambing yang mengalami sakit berat. Hanya, beberapa penyakit ringan seperti scabies pada kulit sapi, sempat ditemukan di Panjang. “Penyembuhannya sudah dilakukan,” tambahnya.

Sidi menjelaskan, berdasar data yang dimiliki DKK, presentase ditemukannya hewan kurban sakit ada di bawah angka lima persen saja. Jumlah tersebut terbilang hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Jumlah ditemukannya hewan kurban sakit di bawah lima persen,” terangnya.

Sedang untuk permintaaan, jumlah hewan kurban yang akan disembelih di Kota Kretek tahun ini diperkirakan meningkat sebanyak 8 persen  atau sekitar 11 ribu hewan ternak dibanding tahun lalu. Surplusnya ketersediaan hewan ternak jadi salah satu pemicunya.

Sementara, berdasar data itu realisasi pemotongan kurban pada tahun 2018 sendiri sebanyak 10.204 ekor. Jumlah, terdiri dari 353 ekor sapi, 2.090 ekor kerbau, sekitar 312 ekor domba, serta 8.264 ekor kambing.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...