Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dishub Kudus Canangkan Penambahan Lampu Lalin Bersistem ITS

MURIANEWS.com, Kudus – Pasca pemasangan traffic light baru di perempatan Gang Papat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus berencana menambah lampu lalin sedikitnya di lima titik persimpangan yang dinilai rawan kecelakaan. Selain untuk meminimalisir kecelakaan, lampu tersebut juga untuk meningkatkan kesadaran berlalulintas.

Kepala Dinas Perhubungan Kudus Abdul halil menjelaskan, selain penambahan, peremajaan traffic light juga akan dilakukan. Beberapa yang sudah di antaranya perempatan Jalan R Agil Kusumadya utara RSU Mardi Rahayu, dan pertigaan RS Islam Sunan Kudus di Desa Prambatan, Kecamatan Kaliwungu.

“Ada beberapa titik yang kondisinya memang sudah tak layak,” katanya, Selasa (6/8/2019) siang.

Pemasangan Inteligent Traffic System (ITS) juga akan diturut sertakan dalam peremajaan. Hanya, kemungkinan pemasangannya baru bisa dilakukan di satu titik. Serta pelaksanaannya dilakukan pada 2020 mendatang.

“Pilihan utama kami di Simpang Jember,” terangnya.

Simpang Jember dirasa punya karaketeristik yang pas jika diterapkan ITS. Mengingat ITS memiliki kemampuan mengatur waktu sesuai kondisi kepadatan arus kendaraan di persimpangan. Dengan rangkaian pararel dan tersambung satu sama lain di tiap traffic light.

“Sementara satu IST dulu karena harganya cukup mahal mencapai sekitar Rp 1 miliar untuk satu paket persimpangan,” tetangnya.

Selain traffic light, 96 titik lampu warning light juga telah terpasang di Kota Kretek. Rambu jalan 1.602 titik, cermin tikung 73 titik, dan guardrail atau pagar pembatas jalan sebanyak 76 titik juga telah dipasang di lapangan.

Hanya, jumlah tersebut dirasa kurang karena masih banyaknya masukan dari pengguna jalan tentang penambahan rambu lalu lintas, cermin cekung , warning light, maupun pagar pembatas jalan. ”Permintaan di lapangan sangat banyak,” ucap Kabid Sarana Prasarana dan Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan, Sanyoto.

Berdasar hasil surveinya, lampu warning light butuh tambahan di 25 titik lokasi lagi, rambu jalan 1.000 titik lokasi, cermin tikung 100 titik lokasi dan pagar pembatas jalan di 30 titik. Survey didasari dari permintaan masyarakat terkait penambahan kelengkapan keamanan lalu lintas.

“Kami anggarkan di 2020 mendatang. Tentu tidak semuanya bisa terpenuhi, kami lihat yang  perlu terlebih dahulu,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...