Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Unisnu Dampingi Ponpes Al-Mustaqim Jepara Kelola Sampah Mandiri

0 36

MURIANEWS.com, Jepara – Tim pengabdian masyarakat LPPM Unisnu Jepara memberikan pelatihan pengelolaan sampah mandiri bagi santri di Pondok Pesantren Al Mustaqim, Desa Bugel, Kecamatan Kedung, Jepara. Ini dilakukan sebagai upaya pemberdayaan santri dalam hal peduli lingkungan.

Ponpes ini memiliki ratusan santri, sehingga mempunyai potensi masalah kebersihan dan sampah. Oleh karenanya, tim LPPM Unisnu Jepara tergerak untuk melakukan pendampingan.

Tim pengabdian masyarakat UNISNU Jepara ini diketuai Muhammad Choiru Zulfa. Mereka melakukan pelatihan bekerja sama dengan UPTD TPA Bandengan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara.

Para santri dilatih untuk memproses sampah, terutama sampah jenis organik untuk menjadi pupuk.

“Masalah utama yang dihadapi Pondok Pesantren Al Mustaqim adalah kesadaran tentang keberadaan dan dampak yang ditimbulkan akibat pengelolaan sampah yang tidak baik. masih rendah. Dikarenakan masih minimnya pengetahuan dan wawasan tentang sampah dan cara-cara pengelolaannya,” katanya, Selasa (6/8/2019).

Zulfa menyebut, penanganan sampah di Ponpes Al-Mustaqim saat ini belum sampai pada tahap daur ulang. Cara penanganan sampah masih dilakukan secara konvensional, yakni mengubur atau membakar sampah-sampah tersebut.

”Kami akan memberi pelatihan pengelolaan sampah, dan meningkatkan kesadaran santri dalam memilah dan memilih sampah sesuai dengan jenisnya yaitu organik dan nonorganik,” ujarnya.

Ia menyebut, sampah organik nantiknya akan diolah menjadi pupuk untuk menyuburkan lahan tanaman di lingkungan pondok. Sementara Sedangkan sampah nonorganik terutama yang berbahan plastik akan didaur ulang menjadi produk yang dapat digunakan dalam kegiatan keseharian.

”Harapannya para santri bisa mandiri dalam pengelolaan sampah di lingkungan pondok pesantren. Sehingga bisa mendukung untuk membantu pengelolaan sampah yang berbasis masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Mustaqim KH Sholahudin Muhsin menyatakan mendukung dengan program tersebut. Pihaknya juga berharap pelatihan tersebut akan berkelanjutan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.