Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

120 Caleg Terpilih PKS Digembleng, Sohibul Iman: Harus Jadi Duta Kebaikan

0 265

MURIANEWS.com, Semarang – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menggembleng para calon anggota legislatif (caleg) terpilih periode 2019-2024. Mereka digembleng tentang ideologi Pancasila melalui pemahaman empat pilar kebangsaan.

Pembekalan caleg terpilih ini digelar di Hotel Grasia Semarang mulai Jumat (2/8/2019) hingga Sabtu (3/8/2019).

Dalam penggembelengan ini ada sebanyak 120 caleg terpilih dari PKS di 35 kabupaten/kota dan 10 caleg terpilih tingkat provinsi.

Sejumlah pembicara yang merupakan pakar di bidang pemahaman ideologi dan empat pilar kebangsaan menjadi pemateri dalam acara tersebut. Di antaranya Pangdam IV/DIponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Wadir Intelkam Polda Jateng AKBP Iskandar ZA.

Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman hadir langsung dalam pembekalan ini. Ia berharap para caleg terpilih PKS selalu menjadi duta kebaikan bagi bangsa dan negara.

Sohibul juga meminta para caleg terpilih tersebut menjelaskan idieologi sekaligus mentransformasi tujuan PKS berbangsa dan bernegara.

“Caleg PKS terpilih hendaknya menjadi duta kebaikan bagi bangsa dan duta PKS untuk mentransformasi tujuan untuk kesejahteraan bangsa dan negara,”ujarnya.

Ia menyebut anggota dewan merupakan etalase dari PKS. Oleh karenanya, para caleg terpilih harus benar-benar memahami tentang visi partainya.

Secara khusus, dia menyebut partainya adalah salah satu entitas bangsa dan Negara Indonesia yang lahir di masa modernitas yakni pada tahun 1999. Atas hal itu, PKS kompatibel dengan keindonesiaan  dan modernitas.

“PKS tidak akan gagap dengan Keindonesiaan dan kemodernan. PKS tidak lahir dari ruang hampa, pks lahir dari rahim reformasi di era modern,” ujarnya.

Karena lahir di era kemodernan atau modernitas, dia mengharapkan para anggota dewan PKS di parlemen tidak hanya fasih membicarakan tentang keislaman saja.

“Tetapi juga hal-hal yang kekinian dan modern terutama yang menyangkut kepentingan hidup rakyat banyak,” ujar mantan Rektor Universitas Paramadina ini.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.