Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

40 Motor Bukti Korupsi DPRD Sukoharjo Bakal Dikembalikan ke Pemkab

0 681

MURIANEWS.com, Sukoharjo – Sebanyak 40 unit sepeda motor Honda Supra telah disita Polres Jepara sejak beberapa waktu lalu. Puluhan motor itu merupakan barang bukti dugaan kasus korupsi anggota DPRD Sukoharjo periode 1999-2004.

Puluhan sepeda motor itu kini kondisinya mangkrak setelah disita oleh Polres Sukoharjo pada Desember 2016 lalu. Motor-motor itu dititipkan di garasi sisi timur Kantor DPRD Sukoharjo.

Puluhan motor itu merupakan motor dinas DPRD Sukoharjo yang pengadaanya dilakukan melalui APBD 2001. Pengadaan motor dinas itu disinyalir terjadi tindak korupsi, karena STNK dan BPKB-nya dialihkan atas nama pribadi anggota DPRD.

Kini puluhan sepeda motor itu siap dikembalikan ke Pemkab Sukoharjo. Pasalnya, polres sudah sudah menerima legal opinion (pendapat hukum) dari Kejaksaan atas status hukum barang bukti tersebut.

”Kami sudah menerima legal opinion dari Kejaksaan dan segera ditindaklanjuti dengan membuat berita acara penyerahan ke pemkab,” kata Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Kamis (1/8/2019).

Menurut Kapolres, Kejaksaan juga menginginkan agar barang bukti berupa 40 unit motor Supra yang dititipkan di garasi sisi timur gedung DPRD itu segera dikembalikan. Saat ditanya kenapa dikembalikan ke pemkab, sebab motor tersebut atas nama pribadi anggota dewan saat itu.

“Pada saat kasus tersebut diusut, yang diusut adalah kolektif, bukan orang per orang. Karena itu, barang bukti akan dikembalikan ke institusi. Barang bukti tetap akan kami serahkan ke Pemkab dan bukan ke pemilik kendaraan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang ada, sejumlah nama yang tertera dalam STNK motor tersebut diketahui sudah meninggal.

Sementara itu, Plt Sekretariat DPRD (Setwan) Sukoharjo Basuki Budi Santoso mengatakan belum bisa memastikan apa yang akan dilakukan pada puluhan motor itu nantinya. “Kami masih menunggu penyerahan dulu dari polres,” terangnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.