Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Persiku Sukses Curi Poin di Kandang PSD Demak

0 811

MURIANEWS.com, Kudus – Tim Persiku Kudus berhasil mencuri satu poin dalam laga away keduanya di Liga 3 Jawa Tengah kontra PSD Demak, Rabu (31/7/2019) sore dengan skor  1-1. Bermain di Stadio Pancasila, tim Asuh Subangkit mengusung misi balas gol di babak pertama yang berlangsung Minggu (29/7/2019) lalu.

Babak kedua yang berlangsung hari ini merupakan pertandingan tunda setelah para suporter terlibat aksi ricuh di penghujung babak pertama. Tepatnya pada menit 47.

Tak ada perubahan signifikan yang dilakukan tim pelatih. Seperti babak pertama, ujung tombang masih dipercayakan pada Wisnu Wardani. Gelandang serang Wirdan Jaka di partnerkan dengan sang kapten Ambon, Tri Hartanto, Fernandho Gomes, dan Ahmad Muzzaki.

Di lini belakang, Teguh Susanto dan Nosi Setyawan, bahu membahu menyetop aliran bola lawan. Ajudya Eka dan Fajar Setyoko  seperti tugas awal, mengalirkan bola dari sisi sayap lapangan. Aldhila Redondo lagi-lagi dipercaya menjaga pertahanan terakhir Persiku Kudus 2×45 menit.

Bermain lepas, Persiku coba menyusun serangan dari belakang. Eka dan Fajar yang rajin menyuplai bola dari belakang cukup membuat repot lini belakang lawan. Belum sang kapten Ambon yang bertandhem dengan Nando dan Wirdhan terus-terusan mengalirkan bola pendek yang ciamik.

Gelandang penyerang Persiku, Wirdan saat berebut bola dengan salah satu pemain PSD Demak pada babak 1 beberapa waktu lalu (MURIANEWS.com/Anggara Jiwandhana)

Hanya, pertahanan dari PSD Demak sangat sulit untuk ditembus. Permainan ngotot juga ditunjukan pemain Demak. Seolah tak ingin malu untuk seri bahkan kalah di kandangnya sendiri.

Baru, pada menit 50, pola serang Persiku berhasil memukul mundur pemain PSD. Pemain Persiku yang membawa bola dan bersiap menembak  di dalam kotak penalti harus dijatuhkan oleh pemain belakang PSD. Penalti untuk Persiku. Wirdhan yang dipercaya sebagai algojo, dengan tenang mengeksekusi bola 16 pas. Kedudukan 1-1 untuk kedua tim.

Pasca gol, kedua tim langsung tancap gas. Jual beli serangan terus dipertontonkan kedua tim. Persiku menyiasati dengan mengganti beberapa pemain pilar. Tak ingin kecolongan di menit krusial, tim pelatih menarik Nosi keluar dan digantikan dengan sang benteng timnas, Seftia Hadi pada menit 82.

Hingga akhir pertandingan, tidak ada perubahan skor. Pertandingan bisa dikatakan cukup keras. Wasit harus mengeluarkan setidaknya 5 kartu kuning. Tiga untuk tim tuan rumah dan dua untuk Persiku Kudus.

Pelatih Persiku Subangkit menyikapi pertandingan berlangsung dengan sengit. Jual beli serangan terus terjadi bahkan sejak babak pertama di Minggu lalu. Secara keseluruhan, pihaknya tidak terlalu mengubah skema dan pola permainan.

“Mereka tahu skema kami dan kami pun sama,” katanya.

Walau target tiga poin tak tercapai, Bangkit tetap mengapresiasi permainan anak asuhnya. Skema bermain juga dirasa telah dijalankan dengan baik. “Anak-anak bermain baik, beberapa hal seperti penyerangan dan pertahanan akan kami seimbangkan,” tandas Bangkit.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.