Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Subangkit: Kami Siap Jalani Laga Tunda

0 429

MURIANEWS.com, Kudus – Pelatih Persiku Kudus Subangkit memastikan anak asuhnya tak terganggu psikisnya untuk menjalani laga tunda pertandingan babak kedua kontra PSD Demak, Rabu (31/7/2019) sore nanti.

Dari segi teknis pertandingan, pihaknya juga tak mempermasalahkan aturan yang dikeluarkan pihak operator liga. Diantara nya beberapa syaratnya adalah kesesuaian pemain saat berlaga. Termasuk dengan jumlah kesempatan pemain pengganti di laga tersebut.

Pertandingan juga harus dijalankan tanpa penonton. Dengan artian baik suporter Kudus maupun Demak tidak diperbolehkan memasuki tribun stadion. “Kami tidak mempermasalahkan hal tersebut,” lanjut Subangkit.

Anak asuhnya hanya diminta untuk tetap fokus selama pertandingan nanti. Tak ada perubahan dalam target di laga sore nanti. Tiga poin wajib hukumnya jika Persiku ingin mulus jalannya melaju ke babak selanjutnya.

“Anak-anak kami minta untuk fokus pertandingan saja,” tegasnya.

Faktor kebugaran, teknis, serta strategi juga telah dipersiapkan dengan matang dan sempurna. Subangkit berharap, tak ada kendala lagi yang mengganggu anak asuhnya untuk bermain lepas dan nyaman.

“Terutama faktor keamanannya,” terang Bangkit.

Sebelumnya, laga tandang kedua Persiku Kudus dalam lanjutan Liga 3 Jawa Tengah kontra PSD Demak diwarnai aksi ricuh antar suporter, Minggu (28/7/2019) sore. Laga yang digelar di Stadion Pancasila Demak pun harus berjalan hanya sampai babak pertama karena suasana yang tak kondusif.

Tidak muatnya kapasitas stadion untuk suporter tamu menjadi salah satu penmicu. Para Suporter Macan Muria (SMM), pendukung Persiku Kudus pun sampai harus melihat dari pinggir lapangan. Aksi saling lempar pun sempat terjadi. Laga pun tidak dilanjutkan ke babak kedua.

Ketua Panpel PSD Demak Kholid Muktiono meminta maaf atas kejadian tersebut. Pihaknya tak menyangka penonton bisa se membludak ini. Walaupun panpel mengerti bahwa kapasitas stadion memang tidak mencukupi.

“Kami benar-benar minta maaf, panpel kurang memperhitungkan kapasitasnya,” ucap Kholid.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.