Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dampak OTT Bupati Kudus, Pengisian Perangkat Desa di Dua Kecamatan Ditunda

0 856

MURIANEWS.com, Kudus – Belasan desa di dua kecamatan menunda proses pengisian perangkat desa. Penundaan ini merupakan imbas dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kudus nonaktif HM Tamzil sebagai tersangka dugaan kasus jual beli jabatan.

“Jadi terkait pengisian perangkat desa ini, ada dua kecamatan yang menunda. Bahkan dari PMD sudah manggil camat dan pansel terkait penundaan tersebut. Tapi kalau masih ada desa yang ingin melanjutkan silahkan,” kata HM Hartopo kepada awak media, Selasa (30/7/2019).

Dua kecamatan tersebut adalah Kecamatan Gebog dan Kecamatan Jekulo. Sedangkan Kecamatan Undaan dan Kecamatan Kaliwungu masih lanjut. Sementara untuk Kecamatan Dawe masih ada yang melanjutkan juga ada yang tidak.

Baca Juga:

Ia menjelaskan, pengisian perangkat desa merupakan kebijakan otonom pemerintah desa. Apalagi, panitia seleksi juga merupakan kewenangan desa. Sedangkan kerja sama dengan pihak ketiga sebagai penyelenggara tes seleksi bentuknya kesepakatan kerja sama dengan pemerintah, bukan khusus terkait pengisian perangkat desa.

”Semua kewenangan desa. Kami memantau saja,” terangnya.

Meskipun demikian, Hartopo berharap untuk memprioritaskan kejujuran dan keamanan. Hal tersebut akan menjadi kewenangan dari Asisten Bidang Pemerintahan dan dari Dinas PMD bersama kepolisian agar memantau pelaksanaan pengisian terebut.

“Harapannya yang tetap lanjut diserahkan ke masing-masing desa. Karena itu kewenangan mereka,” tandasnya.

Sebelumnya, diketahui ada sebanyak 60 desa yang melakukan pengisian perangkat desa. Semuanya sudah selesai tahapan pendaftaran. Selain itu juga telah selesai seleksi administrasi para pendaftar.

Dijadwalkan pada tanggal 31 Juli 2019 akan digelar tes tertulis untuk para calon perangkat desa. Selanjutnya pada 1 Agustus 2019 dilaksanakan tes penjaringan.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.