Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Angkat Kesenian Nyaris Punah, Pati Kembali Gelar Gerakan Seniman Masuk Sekolah

MURIANEWS.com, Pati – Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) bakal kembali digelar di tahun ini. Mereka akan mengajar di sekolah untuk dapat membawakan kesenian tradisional. Sejumlah kesenian yang hampir punah pun bakal kembali dihadirkan.

Kabid Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Paryanto menyebut, ada sekitar 21 sekolah yang bakal turut serta dalam progam GSMS tahun ini. Sekolah tersebut tersebar di hampir semua kecamatan di Pati.

“Senimannya juga ada 21 orang. Mereka membawakan kemasan yang beragam dan salah satu yang cukup jarang ada yakni kesenian wayang klitik,” katanya, Selasa (30/7/2019).

Wayang klitik merupakan kesenian tradisional. Semacam wayang kulit, namun terbuat dari kayu. Bahkan rencananya juga bakal ada penggarapan ketoprak lesung, yang cukup jarang dipentaskan.

Selain itu juga tetap akan diramaikan dengan ketoprak, wayang kulit, maupun tari tradisional. Kemudian kesenian teater dengan kemasan tradisi juga bakal tetap menjadi pelengkap dalam pentas GSMS tersebut.

Dia menyebut salah satu keunggulan dari progam GSMS yakni sasarannya pada siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Meskipun anak-anak, namun penampilannya pun dipastikan akan menawan.

“Nantinya pagelaran ini akan tetap dipentaskan di tempat terbuka. Sehingga dapat disaksikan oleh masyarakat secara luas,” ujarnya.

Dengan kembali digelarnya progam GSMS ini dapat menjadi kaderisasi pelaku kesenian tradisional di Kabupaten Pati. Terutama dalam memunculkan penggiat kesenian di masa depan.

“Setidaknya anak-anak tersebut kami yakin akan lebih tertarik pada kesenian tradisional. Sehingga mereka dapat turut melestarikan kesenian di masa depan,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...