Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Laporan Langsung dari Jakarta

Berstatus Saksi, Plt Kepala BKPP dan 3 Lainnya Sudah Tinggalkan KPK

0 1.296

MURIANEWS.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memboyong tujuh orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kudus, Jumat (27/7/2019). Namun dari 7 orang itu hanya tiga yang ditetapkan sebagai tersangka.

Tiga tersangka itu yakni Bupati Kudus HM Tamzil, Staf Khusus Bupati Agus ‘Kroto’ Suranto dan Plt Sekretaris DPPKAD Kudus Akhmad Sofyan.

Sementara empat orang lain masih berstatus saksi. Termasuk di antaranya Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Catur Widyatmo. Tiga lainnya yang berstatus saksi yakni Subhkan yang merupakan staf BPPKAD, Norman dan Uka Wisnu yang merupakan ajudan bupati Kudus.

Keempat orang ini terlihat sudah keluar dari gedung KPK, dan kemungkinan sudah diperbolehkan pulang. Meski demikian, sewaktu-waktu mereka akan tetap dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Sekarang masih pengembangan. Untuk sementara masih sebagai saksi,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Gedung KPK Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

Sementara Tamzil, Agus Kroto, dan Akhmad Sofyan langsung digiring ke Rumah Tahanan KPK. Mereka akan dijerat pasal yang berbeda.

Tamzil dan Agus disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedang Akhmad Sofyan, Sekretaris BPPKAD yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil Kudus akan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1.

“Karena AHS dianggapp memberi hadiah atas pengisan jabatan,” tandas Basaria.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.