Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Duh, Drainase Berstatus Baik di Kudus Hanya 20 Persen

MURIANEWS.com, Kudus – Kondisi drainase berstatus baik di Kota Kretek hingga Juli 2019 hanya memiliki presentase sebanyak 20 persen saja. Sedang 50 persen dalam kondisi sedang. Serta 30 persen sisanya dalam kondisi buruk.

Klasifikasi tersebut berdasarkan seberapa banyak sedimentasi yang ada pada saluran drainase. Kelayakan luar, seperti bentuk fisik pada drainase juga menjadi tolak ukur apakah drainase tersebut dalam kondisi baik atau buruk.

Plt Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Subiyantoko mengatakan, hingga kini, Kabupaten Kudus memiliki drainase dengan panjang 44 ribu meter sirkuit. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari seluruh drainase yang ada di 40 ruas jalan di Kota Kretek.

“Butuh waktu yang cukup lama untuk memperbaikinya,” kata Heru, Jumat (26/7/2019).

Pengecekan serta perawatan drainase di tiap tahunnya pun hanya bisa memperbaiki dan merawat setidaknya 20 persen saluran yang ada. Anggaran untuk perawatan, diambilkan dari ABBD untuk perawatan drainase sebesar Rp 1,5 miliar.

“Kami upayakan di tiap tahunnya, ada dua kali perawatan dengan puluhan titik terjangkau,” ucap Heru.

Bulan ini, pihaknya tengah melakukan perawatan drainase pada ruas jalan sebelah timur Pasar Kliwon Kudus, Jalan Sosrokartono, Jalan Diponegoro, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Anggrek, Jalan Kenari, dan Jalan Bhakti.

“Titik tersebut dianggap cukup parah dan parah soal sedimentasinya,” lanjutnya.

Pemeliharaan, sebenarnya telah dimulai sejak April lalu. Tercatat 12 ruas jalan dengan puluhan titik drainase telah dilaksanakan. Panjang ruas yang dibenahi bervariasi. Yakni 100 hingga 500 meter. Sedang lebar dan tinggi drainase yang dilakukan pengerukan sedimentasi tanah antara 60 cm hingga 80 cm.

“Kami lakukan pengerukan, juga perbaikan drainase. Bisa dikatakan normalisasi drainase,” jelasnya.

Teknisi pemeliharaan saluran drainase pada Dinas PUPR Kudus Sugeng menambahkan, pada Jalan Sosrokartono, kerukan sedimentasi bisa mencapai 50 mobil bak terbuka. Sedang pada jalan Bhakti, hasil pengerukan sedimentasi bisa mencapai 50 lebih mobil bak terbuka.

“Jika tidak dikeruk akan mengakibatkan genangan,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...